BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng mengakui penyebaran dokter di wilayah Kalteng masih belum merata untuk saat ini.
"Sampai akhir Juli tahun 2024, jumlah dokter di Provinsi Kalimantan Tengah yakni 835 orang dan dokter gigi berjumlah 176 orang, hanya saja penyebarannya yang masih belum merata,” kata Suyuti saat pembekalan PIDI dan Program Internsip Dokter Gigi Indonesia (PIDGI) di Palangka Raya, baru baru ini.
Suyuti menyampaikan puskesmas tanpa dokter tercatat masih ada 12 puskesmas, dan puskesmas tanpa dokter gigi 96 puskesmas.
Namun, yang sudah menjadi wahana PIDI berjumlah 11 kabupaten/kota dan untuk PIDGI baru satu Kab/Kota yang membuka wahana yaitu Kotawaringin Barat.
Ia juga menyampaikan untuk periode Agustus tahun 2024 yang akan melaksanakan kegiatan PIDI dan PIDGI di Kalimantan Tengah yaitu Kabupaten Seruyan enam orang, Kabupaten Barito Timur 10 orang.
Kemudian, Kabupaten Kotawaringin Barat delapan orang, dengan jumlah 24 orang yang ditempatkan di tiga wahana Rumah Sakit (RSUD Hanau, RSUD Tamiang Layang, RSUD Sultan Imanuddin dan di wahana Puskesmas.
Puskesmas ini mulai dari Puskesmas Kuala Pembuang, Puskesmas Tamiang Layang, Puskesmas Ampah, Puskesmas Bentot, Puskesmas Madurejo, Puskesmas Natai Palingkau. (HERMAWAN DP/H)









