BATAM –
**Borneonews, Batam** - Polsek Sagulung dari Polda Kepulauan Riau (Kepri) baru-baru ini menemukan sebuah sepeda motor yang tidak memiliki pemilik terparkir di Jembatan Barelang 1, Kota Batam. Penemuan ini terjadi pada hari Rabu, yang dilaporkan pertama kali oleh Ditpam Badan Perusahaan (BP) Batam. Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Parlindungan, menjelaskan bahwa sepeda motor yang ditemukan adalah jenis Honda Beat berwarna hitam. Ia menambahkan, di dalam sepeda motor tersebut ditemukan beberapa barang, antara lain sepatu, dompet, dan ponsel yang diduga milik pemilik sepeda motor tersebut. Dari penyelidikan yang dilakukan, identitas pemilik motor tersebut diketahui berinisial CA, yang berusia 26 tahun. Untuk mengetahui keberadaan pemiliknya, penyidik Polsek Sagulung sedang berusaha meminta keterangan dari pihak keluarga. Pihak keluarga juga telah melaporkan bahwa mereka mengalami gangguan. Menurut laporan yang diterima, jika dalam waktu 1x24 jam pemilik motor tersebut belum diketahui keberadaannya, Polsek Sagulung akan segera berkoordinasi dengan Basarnas dan Polair untuk melakukan pencarian serta pertolongan. Kejadian ini dilaporkan pada pukul 10.30 WIB, dan jika pemilik motor belum ditemukan setelah jangka waktu tersebut, tindakan lanjut segera akan diambil. Menarik untuk dicatat, kasus kendaraan tidak bertuan di Jembatan Barelang 1 bukanlah yang pertama kali terjadi. Pada 13 Juli 2024, sebuah mobil Honda Brio dengan nomor polisi BP 1342 GJ juga ditemukan terparkir di atas jembatan tersebut. Setelah ditelusuri, pemilik kendaraan tersebut, yang bernama Jefri, yang bekerja sebagai karyawan di salah satu hotel bintang lima di kawasan Harbour Bay, diketahui telah melakukan tindakan bunuh diri dengan melompat dari Jembatan Barelang 1. Tidak hanya itu, pernah terjadi dua kali kasus orang yang melompat dari jembatan tersebut pada 30 Juni, di mana satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya berhasil diselamatkan. Kasus bunuh diri dengan cara melompat dari Jembatan Barelang sudah beberapa kali terjadi, bahkan pernah dilakukan ruqiyah oleh salah satu pemerhati di Kota Batam untuk menangani permasalahan ini. Menyusul banyaknya kejadian serupa, sejumlah spanduk imbauan telah dipasang di sekitar jembatan untuk mengingatkan masyarakat yang melintas agar tidak melakukan tindakan melompat dari atas jembatan. ANTARA