**Borneonews, Manado** - Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Utara, Sarbin Sehe, mengundang para tokoh gereja untuk berperan aktif dalam meminimalkan penyimpangan sosial yang tengah marak terjadi di Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Dalam keterangannya, Sarbin menekankan pentingnya kepekaan terhadap kondisi sosial kemasyarakatan yang ada saat ini.
Menurut Sarbin, terdapat berbagai bentuk penyimpangan sosial yang mengancam masyarakat, baik dari segi spiritual maupun material. Beberapa contohnya termasuk korupsi, pencurian, pemerkosaan, penipuan, dan judi online. Ia menunjukkan keprihatinan akan situasi di mana nilai-nilai agama serta penghayatan terhadap nilai kemanusiaan terancam akibat maraknya kasus judi online.
Menyikapi hal tersebut, Kementerian Agama Sulawesi Utara terus melakukan sosialisasi dan memberikan peringatan tentang bahaya judi online secara masif. "Kami berusaha untuk menyampaikan informasi ini dalam berbagai kesempatan kepada semua lapisan masyarakat, sehingga pemahaman dan kesadaran mengenai bahaya judi online semakin meningkat," jelasnya.
Upaya tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memahami risiko yang muncul dari judi online, serta mendorong kerjasama dalam mencegah dan memberantas praktik yang jelas-jelas bertentangan dengan ajaran agama ini. Sarbin menegaskan bahwa judi online merusak kemanusiaan dan membawa banyak dampak negatif.
Ia juga menjelaskan beberapa bahaya yang berkaitan dengan judi online yang perlu dicermati dan dicegah, antara lain kecanduan, kerusakan kondisi keuangan, pemicu tindakan kriminal, pelanggaran privasi atau data pribadi, dan dampak buruk terhadap hubungan keluarga dan masyarakat. Lebih lanjut, judi online berpotensi merusak masa depan individu serta dapat berujung pada risiko pidana.
Sarbin menyatakan bahwa bahaya judi online harus terus disuarakan kepada umat agar muncul pemahaman dan kesadaran kolektif. Diharapkan, semangat kerja sama di antara tokoh masyarakat akan memfasilitasi pencegahan dan pemberantasan judi online. "Saya mengajak bapak dan ibu pimpinan gereja di Kota Tomohon untuk menjadi garda terdepan dalam menyadarkan umat kita. Jangan biarkan generasi kita rusak akibat judi online," katanya menegaskan komitmennya dalam mencegah penyimpangan sosial yang lebih luas.
ANTARA
Kemenag Ajak Tokoh Gereja Cegah Penyimpangan Sosial di Tomohon
Bagikan:

MANADO –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sukardi Gau: Bahasa Indonesia Jadi Pemersatu di Tengah Keberagaman, Kalteng Punya 30 Bahasa Daerah
Putin Bantah Tudingan Rusia Provokasi Demonstrasi di Kawasan Eropa
Semarak Bulan Bahasa Digelar Serentak di 30 Balai Bahasa, Kalteng Angkat Seni dan Sastra
Shin Tae-yong Bersimpati Terhadap Pelatih Super League yang Dipecat
PSMS Medan Bungkam PSIS Semarang 2-1
Komisi III DPR Minta Kapolri Terus Gas Pol Perangi Narkoba
Komentar (0)
Memuat komentar…







