**Borneonews, Hulu Sungai Utara**
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU) yang terletak di Kalimantan Selatan (Kalsel) telah mengambil langkah penting dengan membantu warga untuk memanfaatkan pangan lokal sebagai produk yang dapat dikembangkan dalam sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat melalui pengolahan pangan lokal menjadi produk yang memiliki nilai jual.
Menurut Kepala Dinas Perpustakaan HSU Karyanadi, terdapat potensi besar bagi pangan lokal di Hulu Sungai Utara untuk diolah menjadi berbagai jenis produk. Jika pengolahan dilaksanakan dengan baik, maka pangan lokal tersebut dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian masyarakat. Hal ini disampaikan Karyanadi dalam sebuah acara di Amuntai, Hulu Sungai Utara, Kalsel.
Dalam rangka meningkatkan kompetensi pelaku usaha dalam pengolahan pangan lokal, Pemkab HSU menggelar pelatihan tata boga. Pelatihan ini merupakan bagian dari program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yang melibatkan masyarakat di Desa Babirik Hilir. Karyanadi menyatakan bahwa program ini menjadi salah satu upaya untuk memberdayakan masyarakat, sehingga kualitas sumber daya manusia (SDM) juga dapat meningkat secara bertahap.
Pangan lokal di desa tersebut melimpah dan memiliki prospek yang menjanjikan. Beberapa di antaranya termasuk terong ungu, tomat, cabai, labu, mangga, serta berbagai komoditas hortikultura lainnya, termasuk sayur mayur. Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya mengolah hasil kebun untuk kebutuhan sehari-hari tetapi juga mampu berinovasi dalam menciptakan berbagai produk UMKM lokal berkualitas yang dapat bersaing di pasar domestik dan juga mancanegara.
Sebagai contoh, Karyanadi mengungkapkan bahwa buah terong dapat diolah menjadi keripik, yang merupakan makanan ringan dengan bumbu khas daerah yang bervariasi. Selain itu, tomat yang melimpah juga dapat diolah menjadi produk asinan dengan rasa unik yang tentu menarik perhatian konsumen.
Pihaknya menghadirkan pelatih yang kompeten untuk membimbing masyarakat dalam proses pembuatan aneka olahan. Pembimbingan mencakup berbagai aspek, mulai dari teknik pengemasan hingga cara pemasaran produk secara daring. Dengan pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat memaksimalkan potensi pangan lokal yang ada dan meningkatkan kesejahteraan mereka melalui UMKM.
ANTARA
Pemkab HSU, Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal Jadi UMKM Produktif
Bagikan:

BANJARMASIN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Komentar (0)
Memuat komentar…







