**Borneonews, Pati** - Polresta Pati, Jawa Tengah, mengajak masyarakat untuk tidak menggunakan sound horeg, yaitu rangkaian sistem suara dalam skala besar, dalam berbagai kegiatan seperti karnaval atau aktivitas lainnya. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kenyamanan baik pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.
Dalam penjelasannya, Kasubsi Penmas Seksi Hukum Polresta Pati, Ipda Muji Sutrisna, menyampaikan bahwa meskipun sejauh ini pihak kepolisian tidak mengizinkan penggunaan sound horeg, sebagian masyarakat tetap nekat menggunakannya. Mereka beralasan telah melakukan pemesanan dan membayar biaya hingga puluhan juta rupiah.
Muji juga menjelaskan bahwa saat ini belum ada regulasi khusus yang mengatur penggunaan sound horeg, sehingga penindakan hanya bisa dilakukan apabila telah terjadi pelanggaran. Ia mengingatkan masyarakat bahwa jika terdapat unsur pidana, penindakan akan dilakukan dengan tegas.
Sebagai upaya untuk mengedukasi publik, setiap kali ada pertemuan, pihak kepolisian selalu mengingatkan agar masyarakat tidak menggunakan sound horeg. Hal ini karena suara yang dihasilkan oleh sound horeg dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, mengingat volume suaranya yang sangat keras.
Terkait dengan viralnya video seorang ibu dari Desa Waturoyo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, yang sempat bersitegang dengan peserta karnaval menggunakan sound horeg, Muji menyatakan bahwa telah dilakukan mediasi antara kedua belah pihak.
Peristiwa yang melibatkan ibu berinisial "S" tersebut terjadi pada hari Minggu (11/7) saat sebuah karnaval berlangsung, dengan rombongan terakhir yang mengangkut sound horeg menggunakan truk lalu melintasi permukiman warga. Ibu tersebut merasa terganggu dengan suara keras yang ditimbulkan, sehingga ia mengarahkan selang air ke arah rombongan karnaval.
Aksi tersebut memicu ketidakpuasan dari peserta karnaval dan menyebabkan kericuhan. Beruntung, peristiwa itu tidak berlanjut panjang karena kedua belah pihak akhirnya dapat menyelesaikan masalah tersebut secara damai. Selanjutnya, Polsek Margoyoso turut mendatangi rumah ibu tersebut untuk melakukan mediasi dengan perwakilan karnaval.
ANTARA
Polisi Pati Imbau Warga Agar Hindari Penggunaan Sound Horeg
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Pertamina Tambah Pasokan BBM dan Operasional SPBU
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Komentar (0)
Memuat komentar…







