**Borneonews, Baturaja** - Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yang terletak di Sumatera Selatan, telah mengambil langkah inovatif dengan menyiagakan mobil Samsat Keliling (Samling) di daerah pedesaan. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan cara yang lebih praktis.
Kepala Kantor Samsat OKU, Humaniora Basili Basmark, menyampaikan bahwa kehadiran mobil Samling dimaksudkan untuk mempercepat proses pembayaran PKB bagi masyarakat. "Biasanya mobil Samling ini siaga di wilayah perkotaan saja, namun kini pelayanan menyasar masyarakat di pelosok desa," ungkapnya. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan akses yang lebih baik bagi penduduk di daerah terpencil, sehingga mereka tidak perlu melakukan perjalanan jauh untuk membayar pajak kendaraannya.
Mobil Samling dioperasikan secara bergantian dan akan ditempatkan di setiap kecamatan. Hal ini diharapkan dapat mengurangi kerumitan yang dialami masyarakat pedesaan dalam membayar PKB. Namun, penting untuk dicatat bahwa layanan ini hanya mencakup perpanjangan pajak. Untuk pembayaran pajak lima tahunan atau penggantian plat kendaraan, masyarakat masih diharuskan mengunjungi loket Samsat secara langsung, karena proses tersebut memerlukan pengecekan fisik terhadap kendaraan.
Harapan dari pelaksanaan program ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketaatan dalam membayar pajak. Dengan demikian, target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor PKB dapat tercapai. Samsat OKU dalam tahun ini menargetkan PAD sebesar Rp60,3 miliar, dengan rincian target PKB mencapai Rp33,5 miliar dan BBNKB sebesar Rp26,8 miliar. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan tahun lalu, yang tercatat sebesar Rp59,9 miliar.
ANTARA
Mobil Samsat Keliling Siap Permudah Pembayaran PKB di OKU
Bagikan:

PALEMBANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kapolres Gumas Tanam 50 Bibit Pucuk Merah di Lahan Bekas Karhutla
OJK Kalteng Manfaatkan Momentum BIK 2026, Dorong Masyarakat Bangun Ketahanan Finansial
Erupsi Gunung Semeru Terjadi Enam Kali dengan Tinggi Letusan Hingga 1,2 Km
Jarak Pandang Terbatas Akibat Kabut Asap, Wakil Ketua III DPRD Kalteng Minta Masyarakat Waspada
Jaringan Peredaran Kayu Ilegal Didalami Pihak Kemenhut
Tokoh Lintas Agama Kalteng Tekankan Kebersamaan Hadapi Kemarau dan Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







