MAKASSAR –
**Borneonews**, Mamuju - Penjabat Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin, mengajak para pengusaha yang berdomisili di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, untuk mengambil peluang berinvestasi di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Ajakan ini disampaikan dalam sebuah pertemuan dengan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud, di mana keduanya bersama-sama berupaya menggugah minat para pelaku usaha untuk menanamkan modal di Sulbar. Bahtiar menjelaskan bahwa Sulbar memiliki berbagai potensi yang sangat menjanjikan di bidang peternakan, pertanian hortikultura, serta perikanan kelautan yang dapat dikelola secara optimal melalui investasi. Berbagai komoditas yang dapat menarik perhatian investor antara lain kopi, kakao, pisang, durian, beras, peternakan ayam dan sapi, tanaman hias, serta budidaya udang dan ikan air tawar. Semua ini memiliki potensi keuntungan yang signifikan jika dikelola dengan baik. Lebih lanjut, Bahtiar menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulbar berkomitmen untuk menyediakan fasilitas yang memudahkan para pengusaha dari Balikpapan dalam berinvestasi. Dia menyampaikan bahwa pengusaha yang merupakan warga Sulbar diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini, terutama dengan adanya dukungan transportasi udara yang kini sudah mulai beroperasi di Bandara Tampa Padang, Kabupaten Mamuju. Rute penerbangan Mamuju-Balikpapan yang tersedia mempermudah akses bagi para calon investor. Selain itu, Pemprov Sulbar juga telah mengambil inisiatif untuk menjadikan Kota Mamuju sebagai kota wisata. Langkah ini dilakukan dengan mengembangkan wisata Pantai Pulau Karampuang serta wisata Teluk Mamuju, yang diharapkan dapat membuat para tamu dan investor merasa nyaman saat berkunjung ke daerah tersebut untuk berinvestasi. Dengan panjang pantai mencapai 600 kilometer dan potensinya yang kaya akan sumber daya alam, Bahtiar menyatakan bahwa Pemprov Sulbar akan terus berusaha membangun perekonomian daerah melalui investasi. Dukungan infrastruktur yang memadai diharapkan dapat menarik lebih banyak investor untuk berkontribusi dalam mengembangkan potensi ekonomi Sulawesi Barat. ANTARA