BORNEONEWS, Kasongan - Warga Desa Tewang Darayu dan Desa Tewang Papari, Kecamatan Pulau Malan Kabupaten Katingan dikejutkan dengan peristiwa kecelakaan, yakni sebuah kendaraan roda empat atau mobil terjun ke Sungai Katingan saat hendak masuk fery penyeberangan, Rabu, 14 Agustus 2024 sekitar pukul 17.20 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun hingga saat ini mobil jenis Kijang Super Kf 42 warna biru KH 1392 NE masih berada di dalam Sungai Katingan Desa Tewang Derayu.
Kapolsek Tewang Sanggalang Garing dan Pulau Malan, Ipda Didik Suhardianto, Kamis, 15 Agustus 2024 membenarkan kejadian tersebut.
"Tidak ada korban jiwa, semua penumpang selamat. Di dalam mobil hanya ada dua orang, sang sopir dan penumpangnya adalah anaknya," katanya.
Menurut Kapolsek, tempat kejadian perkara atau TKP berada di fery penyeberangan atau getek wilayah Desa Tewang Darayu - Desa Tewang Papari, Kecamatan Pulau Malan, Kabupaten Katingan.
Untuk identitas pengendara bernama Aga Hendrik (64) warga Desa Tewang Manyangen, Kecamatan Tewang Sangalang Garing.
Sementara penumpangnya adalah Riska (25) yang tidak lain adalah anak dari pengendara atau pengemudi.
Untuk kronologi kejadiannya, kata Kapolsek sekitar pukul 16.40 WIB, Aga Hendrik bersama dengan anaknya, Riska berangkat dari rumahnya Desa Tewang Manyangen menuju Desa Tewang Papari dengan maksud untuk mengambil atau membeli buah pisang.
Sesampainya di fery penyeberangan atau getek Desa Tewang Darayu - Tewang Papari sekitar pukul 17.20 WIB, saat mobil tersebut mau masuk ke fery penyebrangan tersebut tiba - tiba rem mobil blong.
Akibatnya pengendara mobil tersebut tidak bisa mengendalikan mobilnya dan langsung tercebur ke Sungai Katingan.
--page
Saat itu di dalam mobil tersebut masih ada Aga Hendrik dan anaknya, Risma. Melihat hal tersebut masyarakat sekitar langsung menolong kedua korban, sehingga kondisi kedua korban tersebut dalam keadaan selamat.
Sedangkan untuk kendaraan mobil sampai dengan saat ini masih berusaha dievakuasi atau diangkat oleh warga sekitar dibantu pihak TNI dan kepolisian. (ABDUL GOFUR/R)









