BORNEONEWS, Palangka Raya - Penting meningkatkan sinergitas pemerintah dan pers, media, serta wartawan, dengan harapan untuk menciptakan pers profesional dan berkualitas. Yang perlu dikoreksi  dari pemberitaan pers, harus berdasarkan pada kebenaran yang faktual dan dapat mengubah mindset  masyarakat ke arah lebih baik

“Kedudukan sebuah media maupun  seorang jurnalis ibaratnya sebagai jembatan penyampai pesan, yang bisa memberikan informasi, ajakan sekaligus memainkan fungsi kontrolnya. Meski harus tuntas informasi yang disampaikan tapi tidak provokatif, walaupun berupa kritik ataupun pujian sepanjang itu faktual dan sebuah kebenaran harus disampaikan,” ungkap Wakil Wali Kota Palangka Raya, Mofit Saptono Subagio, memulai percakapan saat menerima tim Palangka Post, yang dipimpin Pemimpin Redaksi Palangka Post, Muhammad Zainal, di kantornya, akhir pekan lalu.

Dalam perbincangan yang berlangsung penuh keakraban, namun serius itu, Mofit memberikan masukan agar pers jujur dalam bekerja, menciptakan kesejukan, dan informasi yang disampaikan tidak provokatif. Ia menguraikan pers dan pemerintah saling membutuhkan, agar informasi yang disampaikan berguna bagi masyarakat. Menurut dia, masyarakat perlu mendapatkan informasi, di sisi lain pemerintah pun wajib memberikan informasi. Karenanya sudah pasti pemerintah memerlukan peran media dan wartawan.

“Jembatan antara pemerintah dan masyarakat itu jurnalis atau wartawan yang bekerja di sebuah media. Oleh sebab itu, pers secara umum  menjadi jembatan yang diperlukan. Untuk memperkokoh itu,  pemerintah pun harus menjaga hubungan dengan berupaya  memfasilitasi media dengan pers secara kebersamaan,” ujar Mofit.

Mofit berharap agar media maupun pers dapat lebih bekerja profesional dan lebih inovatif dalam membuat pemberitaan. Karena media  saat ini sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Apa yang disajikan media melalui pemberitaan, sudah barang tentu dapat membentuk opini masyarakat. “Bila berita itu baik, akan membawa perilaku yang baik pula di masyarakat.”

Sementara itu, Muhammad Zainal mengatakan, media adalah wadah penyampai informasi, hiburan, dan pendidikan, juga berfungsi sebagai kontrol sosial. ”Disadari media massa mempunyai pengaruh sangat besar dalam kehidupan sosial termasuk dalam membuat opini publik. Tapi yang tak kalah penting, tetap wadah untuk mengutarakan permasalahan ataupun kebaikan antara pemerintah dengan masyarakat.”

Menurut Zainal, untuk meningkatkan efektivitas media sebagai fungsi kontrol, akan bergantung pada integritas media itu sendiri, termasuk dukungan maupun tingkat kepercayaan publik baik pemerintah maupun elemen masyarakat. (FERRY SANTOSO/N).