**Borneonews**, Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI baru saja mengumumkan tiga pemenang dalam Kompetisi Santripreneur Agrobisnis Baznas 2024. Pada kompetisi ini, yang diadakan bekerja sama dengan Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Al-Ittifaq Bandung, juara pertama diraih oleh Aisyah Rachman dari Jember, Jawa Timur, dengan usaha tanaman hias yang dinamakan Bonbon Florist. Juara kedua diperoleh oleh Ari Zonanda dari Banda Aceh yang memiliki usaha Social Enterprise, sementara juara ketiga jatuh kepada Ahmad Risky, yang menjalankan usaha ternak lele bernama Santri Lele dari Malang, Jawa Timur.
Dalam pernyataannya, Deputi II Baznas RI, Imdadun Rachmat, memberikan ucapan selamat kepada para pemenang yang telah mengikuti program bootcamp selama sepuluh hari. Ia menilai pencapaian ini adalah hal yang luar biasa dan patut mendapatkan pengakuan. Imdadun berharap para santri pemenang dapat mengembangkan usahanya lebih lanjut dan menjadi inspirasi bagi santri-santri lainnya di seluruh Indonesia.
Baznas juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan ekonomi umat, khususnya melalui program-program seperti ini yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Imdadun mengungkapkan bahwa tujuan dari program ini bukan hanya untuk memberdayakan para santri, tetapi juga untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang kuat dan berkelanjutan.
Ketua Kopontren Al-Ittifaq, Agus Setia Irawan, menunjukkan optimisme bahwa para santri dapat menjadi pengusaha sukses dan mandiri, dengan bimbingan yang berkelanjutan. Ia merasa terhormat menjalankan kerja sama dengan Baznas dalam program Santripreneur dan mencatat semangat luar biasa para santri dalam mempelajari serta menerapkan ilmu di bidang agrobisnis.
Kompetisi Santripreneur Agrobisnis 2024 ini diikuti oleh sebanyak 50 peserta yang berasal dari 45 pondok pesantren di 38 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Dalam proses seleksi, total pendaftar yang mengikuti kompetisi mencapai 523 peserta. Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan program ini, akan ada pendampingan dan mentoring usaha secara intensif selama enam bulan. Diharapkan pendampingan ini dapat memberikan dampak yang maksimal dan bernilai manfaat secara luas bagi para peserta.
ANTARA
Pemenang Kompetisi Santripreneur Agrobisnis 2024 Diumumkan
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Veda Ega Alihkan Fokus ke GP Malaysia Usai GP Australia Batal
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Komentar (0)
Memuat komentar…







