**Borneonews**, Rangkasbitung - Warga dari keluarga miskin di Kabupaten Lebak, Banten, kembali mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram melalui program pangan yang diluncurkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas). Program ini menjadi salah satu langkah penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di tengah tingginya harga beras yang saat ini berada di atas Rp12.500 per kilogram.
Salah satu penerima manfaat, Rohman (45), yang sehari-hari bekerja sebagai penjahit sepatu atau sol keliling, menyatakan kegembiraannya. Ia mengungkapkan, "Kami senang setiap bulan menerima bantuan beras 10 kilogram, sehingga meringankan beban ekonomi keluarga." Dengan bantuan ini, Rohman merasa ketersediaan pangan keluarganya dapat terjaga. Selama tiga pekan terakhir, ia tidak perlu membeli beras, karena bantuan tersebut sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga yang terdiri dari dua anak dan istrinya.
Rohman menjelaskan bahwa ia telah tiba di Kantor Kelurahan MC Timur Rangkasbitung sejak pukul 06.00 WIB, menempuh jarak dua kilometer dari rumahnya dengan berjalan kaki. Ia memilih untuk datang lebih pagi agar dapat menghindari antrean yang panjang. "Kami menerima bantuan beras sebanyak 10 kilogram pada pukul 08.30 WIB setelah mengantre selama 2,5 jam. Memang melelahkan, tapi kami sangat bersyukur," ujarnya.
Senada dengan Rohman, Odah (55), juga seorang warga Rangkasbitung, menyatakan bahwa program pangan ini telah berlangsung sejak Januari hingga Agustus 2024. Ia mengaku, "Kami sangat terbantu dengan menerima beras 10 kilogram itu. Saya sama sekali tidak membeli beras di pasar, karena konsumsi pangan keluarga telah terpenuhi." Bantuan dari program pangan ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesejahteraan keluarga.
Kepala Bulog Subdivre Pandeglang-Lebak, Agung Trisakti, menjelaskan bahwa pendistribusian program pangan untuk keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Lebak dan Pandeglang telah berjalan lancar. Ia menginformasikan bahwa setiap bulannya, bantuan pangan didistribusikan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. "Kami mendistribusikan sekitar 2.800 ton beras per bulan untuk wilayah Lebak dan Pandeglang," katanya. Kualitas beras yang didistribusikan juga dinilai baik, sehingga tidak ada keluhan dari penerima bantuan.
Lebih lanjut, Kepala Bidang Distribusi dan Sumber Daya Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lebak, Benu Dwiyana, menyampaikan bahwa terdapat 171.127 KPM yang tercatat mendapatkan bantuan program pangan sebanyak 10 kilogram beras dari Bapanas. Program ini diharapkan dapat terus membantu masyarakat miskin, sehingga mereka tidak lagi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar pangan keluarga.
ANTARA
Bantuan Beras 10 Kilogram untuk Warga Miskin Lebak 2024
Bagikan:

BANTEN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







