BORNEONEWS-Kumai:  Musibah menimpa Kapal motor (KM) Nusantara Dolphin-I 585 GT rute Gersik (Jatim) - Kumai (Kobar). Kapal jenis kargo dengan jumlah kri 14 orang, kapten dan anak buah kapal (ABK) itu, diketahui bermuatan 850 ton pupuk. Kapal tenggelam setelah dihantam ombak setinggi 3 meter di lautan Tanjung Puting, Sabtu (18/6) malam.

Jogo Santoso Wibowo (26) Kapten Kapal itu  menceritakan, pukul 20.30 WIB kondisi cuaca sedang hujan lebat disertai angin dan petir, gelombang setinggi 3 meter terus memgantam kapal.

"Karena kondisi sudah kritis, saya menyuruh semua ABK berkumpul dan menggunakan baju pelampung.Tak lama dalam hitungan detik kapal langsung terbalik dan karam," akunya.

Ia menceritakan, kapal berangkat dari Gersik pukul 05.00 WIB, Jumat (17/6) pagi. Ia menjelaskan, kapal tenggelam akibat dihantam ombak tinggi 3 meter.  "Sekitar satu jam kapal dihantam ombak sehingga membuat kapal tenggelam di perkirakan pukul 20.00 WIB (kapal tenggelam)," ujarnya.

Dijelaskannya, akibat dihantam ombak air laut masuk lambung kanan buritan kapal dan membuat buritan kapal di penuhi air laut, sehingga kapal tenggelam.

Seluruh ABK kapal lompat ke laut dan mengapung dalam Kondisi badai ditambah suasana gelap.

Sementara, Danpos Lanal Kumai Letda J Arifin menerangkan, korban yang selamat beruntung menggunakann pelampung dan sekitar 17 jam di laut. Pihaknya, dikarenakan kondisi cuaca ektrem meminta bantuan kapal kesatuan penjagaan laut dan pantai (KPLP) Kumai, untuk membawa jenazah 1 ABK yang ditemukan oleh nelayan Kumai dan tiba di pelabuhan pelabuhan tempat pendaratan ikan (TPI) Kumai, pukul 16.30 WIB.

"Satu jenazah korban dibawa bawa ke RSUD Sultan Imanuddin untuk dilakukan visum," katanya

Untuk dua ABK yang sampai saat ini belum ditemukan, pihaknya harus berkoordinasi dulu. Karena cuaca ekstrem, kapan perlu jika diharuskan kami akan meminta bantu KRI Lanal Banjarmasin. "Kami harus berhati-hati, karena laporan terakhir kondisi ombak sangat tinggi dan sangat berbahaya," tegasnya.

Rizal Aryanto (29) asal Sidoarjo, Masinis Satu, yang mengalami luka di tangan dan wajah mengatakan, saat kapal diterjang gelombang setinggi 3 meter, Ia loncat ketika kapal miring.  "Setelah kapal miring saya langsung loncat menyelamatkan diri," kata dia sambil meringis kesakitan di puskesmas Kumai.

Muatan pupuk seberat 850 ton itu ikut karam bersama kapal di perairan Kumai 14 mil dari Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).

Berikut nama-nama kru kapal karam tersebut :

A. Nama  ABK  KM Nusantara Dolphin-I yang ditemukan selamat antara lain :

1.   Nahkoda : jogo santoso wibowo, 26 thn.

2.   Masinis 1 : rizal hariyanto, 29 thn.

3.   Masinis 2 : muhzaini, 36 thn.

4.   J urumudi : kamel, 43 thn.

5.  Oiler : pebri reja, 23 thn.

6.   Koki : halit kalidupa, 20 thn.

7.  J urumudi : m.romzi, 23 thn.

8.  Oiler : ahmad zamroni, 23 thn.

9.  Eby : salauding, 20 thn.

10.  Kkm : dodik kurniawan, 30 thn.

11.   Mualim 1 : anang sahroni, 38 thn.

B.Ditemukan meninggal 1 orang an :

12.  B osun : danar dono kuntadi, 33 thn

C.Masih dalam pencarian oleh tim sar an :

13.  Mualim 2 : m.fauzi, 45 thn.

14.  Operator oiler : catur prasetyo, 34 thn. (CP)