**Borneonews**, Situbondo - Bupati Situbondo, Karna Suswandi, bersama Wakil Bupati, Nyai Khoirani, memulai peringatan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) yang ke-206 tahun 2024 dengan berbagi kebahagiaan melalui pemberian santunan kepada puluhan anak yatim dan piatu.
Iringan kegiatan ini berlangsung sebelum upacara resmi yang dihelat di Alun-Alun Kabupaten Situbondo. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karna Suswandi, akrab disapa Bung Karna, memberikan santunan kepada 75 anak yatim dan piatu yang berasal dari berbagai yayasan. Acara berlangsung di Pendopo Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada hari Kamis.
Bupati Karna Suswandi, didampingi oleh istrinya, Jumaati Karna Suswandi, secara langsung membagikan santunan kepada anak-anak yatim dan piatu. Sambil menyalami dan mengusap kepala mereka, beliau mengucapkan doa agar mereka menjadi anak-anak yang saleh dan salihah. "Semoga menjadi anak saleh/salihah," ungkap Bupati saat menyapa mereka.
Dalam pernyataannya, Bupati Karna menjelaskan bahwa pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan piatu perlu dijadikan sebuah kebiasaan. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan kesalehan sosial serta untuk mengajak masyarakat yang mampu agar mau berbagi dengan mereka yang berada dalam kebutuhan. "Kegiatan seperti ini perlu dilakukan untuk mewujudkan kesalehan sosial agar peduli terhadap mereka yang membutuhkan uluran tangan," tambahnya.
Puluhan anak yatim dan piatu yang menerima santunan tersebut berasal dari beberapa yayasan. Jumlah anak yang mendapatkan bantuan mencakup Yayasan Nurur Rofi' dengan tujuh anak, Yayasan Lentera dengan 38 anak, Yayasan Al Furqon sebanyak 40 anak, Yayasan Mardirini dengan dua anak, serta Yayasan Tunas Melati yang menyertakan tiga anak. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap anak-anak yang kurang beruntung, serta mempererat ikatan sosial dalam masyarakat.
ANTARA
Bupati Situbondo Santuni 75 Anak Yatim Pada Harjakasi ke-206
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







