**Borneonews**, Depok
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, Jawa Barat, baru-baru ini memberikan penghargaan kepada lima koperasi sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap koperasi yang berhasil meraih predikat sehat. Penghargaan ini diserahkan untuk menghargai kontribusi positif yang telah diberikan oleh koperasi-koperasi tersebut kepada masyarakat di Kota Depok.
Kepala DKUM Kota Depok, Mohamad Thamrin, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan wujud nyata dari perhatian pemerintah terhadap keberadaan koperasi yang berperan dalam pengembangan ekonomi lokal. Tim penilai, yang terdiri dari anggota Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KemenKop UKM), melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap seluruh koperasi di wilayah tersebut.
Proses penilaian melibatkan berbagai aspek penting. Beberapa kriteria yang digunakan antara lain keaktifan anggota, pengelolaan keuangan yang baik, pelayanan terhadap anggota, pelaksanaan Rapat Anggaran Tahunan (RAT), serta transparansi dalam laporan keuangan. Dengan penilaian yang ketat ini, diharapkan hanya koperasi yang benar-benar sehat dan berkomitmen yang mendapatkan penghargaan.
Melalui pemberian penghargaan ini, DKUM Kota Depok berharap untuk memotivasi koperasi-koperasi lain agar terus berupaya meningkatkan kinerja mereka. Salah satu indikator kesehatan koperasi adalah kemampuannya melaksanakan RAT tepat waktu. Oleh karena itu, Thamrin mengharapkan agar penghargaan ini juga dapat menjadi dorongan bagi pengurus koperasi lainnya, terutama bagi mereka yang saat ini masih belum aktif dalam menjalankan operasional koperasi dengan baik.
Kelima koperasi yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT Bina Usaha Sejahtera, yang berhasil meraih skor 83,71. Di peringkat kedua ada KSPPS BMT Bina Usaha Muhajirin dengan skor 80,01. Kemudian, Koperasi Pondok Pesantren Al-Hamidiyah berhasil mencatat skor 77,31. Selanjutnya, Koperasi Simpan Pinjam Manunggal Sejahtera memperoleh skor 76,33, dan terakhir, Koperasi KSPPS Jamaah Kuliah Subuh Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia berhasil mendapatkan skor 74,15 dengan kategori cukup sehat.
Melalui inisiatif ini, diharapkan akan tercipta iklim yang lebih baik bagi perkembangan koperasi di Kota Depok, sehingga dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat.
ANTARA
Penghargaan Lima Koperasi Sehat di Kota Depok, Ini Daftarnya
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Kawasan Pasar Muara Uya Tabalong, Sedikitnya 10 Rumah Warga Terbakar
DPRD Kobar Apresiasi Pasar Murah Pemkab untuk Bantu Warga dan Tekan Inflasi Pangan
BEI Catat Sembilan Perusahaan Antre IPO hingga Oktober 2026
Hidup Normal di Tengah Kabut Asap, Pernikahan Adat Dayak Tetap Berlangsung
Sopir Ditemukan Kejang dan Mulut Berbusa di Dalam Mobil hingga Kaca Kendaraan Dipecahkan
OMC di Kalteng: Delapan Sortie, 5,2 Ton Dry Ice dan 2 Ton NaCl Ditabur dalam Sehari
Komentar (0)
Memuat komentar…







