JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Ikatan Alumni SMAN 37 Jakarta (IKASMAN 37) yang dipimpin oleh Komjen Polisi (Purn) Boy Rafli Amar, memberikan bantuan kepada korban kebakaran yang terjadi di Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan. Kejadian yang menyedihkan ini telah menarik perhatian anggota alumni untuk berkontribusi dalam meringankan beban para korban. Bantuan yang diberikan diharapkan mampu membantu meringankan kesulitan yang dihadapi oleh para penyintas. "Kami sangat berduka atas kejadian ini dan ingin menunjukkan kepedulian kepada para korban," ungkap Boy Rafli Amar melalui keterangan resmi. Ini menggambarkan solidaritas dan dukungan dari alumni SMAN 37 terhadap sesama yang sedang tertimpa musibah. Sebagai bentuk simpati terhadap bencana tersebut, IKASMAN 37 berharap bantuan yang disalurkan akan memberikan sedikit keringanan. Di samping itu, Boy Rafli Amar juga meluangkan waktu untuk menemui beberapa alumni SMAN 37 Jakarta yang menjadi korban kebakaran dan memberikan dukungan moral langsung kepada mereka. Dalam kesempatan tersebut, Boy juga menyatakan harapannya agar seluruh korban diberikan kesabaran serta kekuatan untuk menghadapi bencana ini. “Semoga proses pemulihan berjalan dengan baik dan masyarakat dapat memperoleh tempat tinggal yang lebih baik,” tuturnya. Bantuan yang diberikan oleh IKASMAN 37 kepada para korban meliputi kebutuhan pokok seperti uang tunai, nasi kotak, peralatan bayi, serta pakaian yang masih layak pakai. Selain kebutuhan dasar, alumni tersebut juga berkomitmen untuk memberikan bantuan berupa pemulihan trauma dan dukungan psikologis, terutama untuk anak-anak yang terdampak. IKASMAN 37 Jakarta berkomitmen untuk terus mendukung dan membantu para korban melalui kerja sama dengan pihak-pihak terkait. “Semoga bencana ini dapat menjadi pemersatu kita semua dan kita bersama dalam menghadapi tantangan,” ucap Boy. Sebelumnya, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan mengerahkan 126 personel untuk memadamkan api yang terjadi di Jalan Remaja 5, Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, pada Selasa (13/8) sekitar pukul 02.30 WIB. Kebakaran yang melanda permukiman tersebut mengakibatkan 3.332 individu dari 1.172 Kepala Keluarga terpaksa diungsikan ke tempat yang lebih aman. ANTARA