**Borneonews**, IKN
Pemerintah membantah isu yang beredar mengenai sulitnya akses air bersih di Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terletak di Kalimantan Timur. Penjelasan tentang hal ini disampaikan oleh Kepala Divisi Logistik dan Keuangan Tim Transisi OIKN, Yuda Ramadani Lubis, yang berkunjung ke HPK IKN. Ia menegaskan bahwa informasi yang menyatakan air di HPK sulit diakses adalah tidak benar.
Yuda memaparkan bahwa pemerintah telah melakukan penambahan dua unit Instalasi Pengolahan Air (IPA) di HPK IKN. Penambahan dua unit IPA ini bertujuan untuk meningkatkan pasokan air demi memenuhi kebutuhan para pekerja yang tinggal di sana. Dengan adanya instalasi tambahan ini, pemerintah berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para pekerja.
"Saat ini, fasilitas air di HPK sudah terfasilitasi dengan baik dan dalam kondisi prima," ungkap Yuda. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah menghitung secara rinci kebutuhan air para pekerja, tidak hanya untuk mandi, tetapi juga untuk keperluan mencuci dan kebutuhan lainnya.
Sebelum adanya penambahan, jumlah IPA di HPK hanya dua unit. Namun saat ini, jumlah total IPA telah meningkat menjadi empat unit, dengan masing-masing unit memiliki kapasitas aliran sebesar 5 liter per detik. Dengan demikian, total kapasitas air yang dapat diolah kini mencapai 20 liter per detik. Yuda meyakinkan bahwa kapasitas ini mencukupi untuk kebutuhan pekerja yang ada di HPK.
Penambahan IPA tersebut tidak hanya terjadi dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia di IKN, akan tetapi juga direncanakan untuk berlanjut di masa mendatang. Yuda menyampaikan bahwa mereka terus berupaya menemukan komposisi air yang paling sesuai untuk menjamin kenyamanan pekerja di HPK.
Menurut Yuda, pencarian formulasi air yang tepat merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam melengkapi fasilitas penunjang lainnya, seperti listrik dan sarana pendukung lainnya, demi kenyamanan para pekerja yang tinggal di HPK. Sejalan dengan itu, pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan aksesibilitas air bersih di wilayah tersebut.
ANTARA
Akses Air Bersih di HPK IKN Terjamin dengan Penambahan IPA
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Komentar (0)
Memuat komentar…







