SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Pejabat Bupati Sukamara Rendi Lesmana mengatakan bahwa Gerakan Pramuka adalah gerakan yang harus didukung pemerintah dalam membentuk karakter bangsa.

“Saat ini memang sangat banyak hal-hal yang menjadi kekuatan bangsa untuk mencegah adanya intoleransi dan juga terkait dengan apa yang disampaikan tadi,” ucap Rendi Lesmana saat diwawancara usai Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke 63, Kamis, 15 Agustus 2024.

Rendi menyampaikan saat ini Indonesia tengah dihadapkan dengan berbagai tantangan zaman yang penuh ketidak pastian perkembangan teknologi dan komunikasi yang menjadikan hilangnya batas-batas negara karena mudahnya hubungan antar warga negara, maraknya judi online yang menerpa generasi muda, aksi bullying, kasus narkoba, pornografi, hingga budaya asing yang telah menggerus semangat gotong royong dan nasionalisme generasi muda.

“Salah satunya adalah judi online yang saat ini sangat marak dan tentunya ekonomi kita juga terganggu, bisa dibayangkan dalam transaksi judi online itu kurang lebih bisa mencapai 800 triliun, dana yang berputar itu kurang lebih separuh dari pendapatan nasional,” ujarnya.

Dia berharap dengan pembentukan karakter bangsa melalui Gerakan Pramuka dapat menjadi wadah untuk menguatkan agar tidak terjadi lagi degradasi moral dengar dengan hal-hal tersebut. 

“Ini adalah salah satu harapan kita, oleh karena itu gerakan Pramuka ini harus menjadi suatu gerakan yang sangat kita dukung dipemerintahan daerah,” tuturnya.

--page

Rendi meyakini dan percaya dengan gerakan Pramuka sebagai bagian yang tidak terlepaskan dari pembentukan NKRI, maka dapat membentuk generasi muda yang berjiwa kokoh dalam proses untuk membangun Indonesia emas 2045. (NORHASANAH/R)