SEMARANG –
**Borneonews, Solo** - Kepolisian Resor Kota Surakarta merencanakan penyekatan di wilayah perbatasan terhadap suporter yang beratribut PSIS Semarang yang hendak menyaksikan pertandingan sepak bola Liga 1 melawan tuan rumah, Persis Solo, yang akan diadakan di Stadion Manahan, pada hari Sabtu, 17 Agustus. Kepala Polresta Surakarta, Komisaris Besar Polisi Iwan Saktiadi, menyatakan bahwa pihaknya akan tetap mematuhi regulasi yang ada, di mana pendukung tim tamu dilarang hadir dalam pertandingan saat Persis Solo menjamu PSIS Semarang. Hal ini merupakan bagian dari ketetapan PSSI terkait kebijakan keamanan dalam penyelenggaraan Liga 1 yang belum mengalami perubahan, yaitu tetap diselenggarakan tanpa kehadiran suporter tim tamu. Iwan berharap tim PSIS Semarang dapat mengedukasi para suporter mereka untuk tidak menghadiri pertandingan di Stadion Manahan Solo, mengingat status PSIS sebagai tim tamu. Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari para suporter untuk mengikuti ketentuan tersebut agar situasi tetap kondusif. Dengan mematuhi aturan ini, diharapkan ke depan akan ada kepercayaan untuk menggelar pertandingan yang dapat dihadiri oleh suporter kedua tim yang bertanding. Mengenai pengamanan khusus, Kapolresta menyebutkan bahwa jajarannya akan melakukan pemantauan di lapangan serta melakukan sterilisasi di pintu masuk perbatasan Kota Solo guna mencegah kehadiran para suporter PSIS Semarang. Kapolresta juga mengingatkan suporter Persis Solo untuk tidak memberikan fasilitas atau dukungan terhadap kehadiran pendukung PSIS Semarang. Tindakan ini diambil bukan karena hubungan baik antar suporter, melainkan sebagai konsekuensi dari regulasi yang harus dipatuhi. Lebih lanjut, Iwan juga mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Polres Solo Raya dan Polrestabes Semarang untuk melaksanakan penyekatan terhadap para suporter PSIS Semarang agar tidak hadir di Stadion Manahan Solo. Ini merupakan langkah preventif yang diambil untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung. ANTARA