**Borneonews**, Kota Bengkulu - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu melaksanakan layanan jemput bola dengan mengunjungi rumah warga. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk melakukan validasi terhadap masyarakat kurang mampu agar program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran. Program tersebut dikenal dengan nama Sistem Pemuktahiran Data Kesejahteraan Sosial Keliling (Sidarling).
Kepala Dinsos Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, menjelaskan bahwa melalui program Sidarling, pihaknya dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Kegiatan ini melibatkan pergerakan para petugas untuk mendatangi lokasi tempat tinggal maupun tempat kerja masyarakat yang membutuhkan.
Kita melakukan kunjungan ke rumah warga yang memenuhi kriteria tidak mampu, namun belum terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan belum menerima bantuan sosial, ujar Sahat. Program ini bertujuan untuk memvalidasi data warga miskin yang seharusnya terdaftar dalam DTKS.
Dikatakannya, tidak semua warga dapat datang ke kantor lurah untuk melapor, karena berbagai kendala seperti pekerjaan dan kondisi lainnya yang menghalangi. Oleh karena itu, melalui program Sidarling, petugas Dinsos datang langsung untuk memastikan kondisi warga, apakah mereka memenuhi kriteria sebagai penerima bansos atau tidak.
Selama pelaksanaan program Sidarling, Dinsos Kota Bengkulu telah mencatat sebanyak 120 kepala keluarga yang kurang mampu dan berhak mendapatkan perhatian dari pemerintah. Sebagai langkah awal, pihak Dinsos langsung menyalurkan bantuan berupa beras kepada mereka.
Dalam kunjungan itu, kita juga mengamati kebutuhan warga, misalnya ada yang sakit dan terhalang biaya berobat karena kurang mampu, kita fasilitasi, tambahnya.
Di sisi lain, Dinsos Kota Bengkulu juga telah melakukan pengeluaran ratusan data warga dari DTKS yang dianggap sudah berkecukupan. Sebanyak 12.800 warga Kota Bengkulu masuk dalam pembaharuan DTKS. Meskipun demikian, pihak Dinsos terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan bahwa masyarakat yang terdaftar dalam DTKS memang merupakan warga yang layak menerima bantuan.
Setiap warga yang menerima bansos harus memenuhi kriteria. Untuk itu program Sidarling menjadi salah satu upaya Dinsos untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran, kata Sahat. Upaya ini diharapkan dapat memberikan dukungan yang lebih efektif bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
ANTARA
Dinas Sosial Kota Bengkulu Laksanakan Program Sidarling untuk Warga Miskin
Bagikan:

BENGKULU –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







