JAKARTA –
**Borneonews, Jakarta** – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan bahwa data hasil eksplorasi yang diperoleh dari survei seismik 2D di wilayah Seram-Aru, Indonesia bagian timur, telah berhasil diselesaikan lebih awal, yaitu pada Juli 2024. Direktur Hulu Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Ariana Soemanto, menjelaskan bahwa survei ini mencakup area lepas pantai Seram sepanjang 1.000 kilometer (km). Survei seismik tersebut dilaksanakan oleh perusahaan Petronas yang diwakili oleh PC North Madura II (PCNM2) Ltd. Ariana menyatakan bahwa PCNM2 merupakan bagian dari pengalihan nilai komitmen pasti sebesar 6,8 juta dolar AS dari eks wilayah kerja Surumana, yang merupakan kewajiban dari Petronas Carigali Surumana Ltd. (PCSL). Dalam proses survei, teknologi terkini diterapkan dan panjang kabel yang digunakan mencapai 12 km. Ini adalah bentangan terpanjang yang digunakan dalam akuisisi seismik di wilayah tersebut dibandingkan dengan survei sebelumnya. Ariana menambahkan bahwa survei seismik ini bertujuan untuk melihat potensi minyak dan gas bumi di area Seram-Aru. Lebih lanjut, Ariana mengemukakan bahwa wilayah Seram-Aru merupakan salah satu dari lima area fokus untuk mempercepat kegiatan eksplorasi di wilayah Indonesia Timur. Diharapkan, eksplorasi ini dapat menghasilkan tambahan data geologi dan geofisika serta memberikan gambaran seismik yang lebih baik di daerah tersebut. Ariana juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyetujui pengembalian wilayah kerja Surumana dengan syarat kontraktor wajib menyelesaikan nilai sisa komitmen pasti yang belum dilaksanakan. Kontraktor terkait telah mengajukan rencana kegiatan eksplorasi untuk memenuhi pengalihan komitmen, dan rencana tersebut disetujui oleh Menteri ESDM pada 30 Maret 2023. "Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi mendukung kontraktor wilayah kerja Surumana dan SKK Migas dalam menyelesaikan pengalihan nilai sisa komitmen pasti eks-wilayah kerja Surumana melalui kegiatan eksplorasi di wilayah terbuka," imbuh Ariana. Ia berharap agar Petronas dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan produksi dan cadangan migas nasional serta menemukan potensi baru melalui akuisisi data ini yang mendukung program 1 juta barel. Ariana menekankan komitmen Ditjen Migas bersama SKK Migas untuk mendukung usaha Petronas dalam mengevaluasi daerah Seram-Aru sebagai wilayah kerja baru, yang menunjukkan tekad perusahaan untuk terus beroperasi di Indonesia. ANTARA