SAMARINDA –
**Borneonews**, Penajam Paser Utara - Pekerja proyek pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) diberikan pelatihan seiring dengan adanya pembatasan pekerjaan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembatasan tersebut berlaku di ibu kota baru yang terletak di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Menurut Kepala Divisi Logistik dan Keuangan Tim Transisi Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Yuda Ramadani Lubis, pekerjaan pembangunan IKN dibatasi sejak tanggal 10 Agustus 2024, meskipun tidak dihentikan sepenuhnya. Yuda menjelaskan bahwa pekerjaan yang dihentikan adalah yang dilakukan di luar ruangan dan memerlukan pergerakan kenderaan serta alat berat. Namun, kegiatan yang dapat dilakukan di dalam ruangan dan tidak mengganggu persiapan upacara tetap dilanjutkan. Ia menekankan, "Pekerjaan pembangunan IKN dibatasi jelang HUT RI, terutama untuk pekerjaan seperti struktur berat atau pengecoran yang dihentikan. Namun, pekerjaan ringan masih berjalan." Pelatihan untuk para pekerja proyek ini diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selama masa pembatasan aktivitas pembangunan ibu kota baru Indonesia. Pelatihan tersebut diberikan kepada pekerja konstruksi IKN berlangsung dari 10 hingga 16 Agustus 2024. Selama periode tersebut, pekerja akan mendapatkan pelatihan sertifikasi guna meningkatkan keterampilan, yang diadakan sebanyak dua kali dalam satu pekan. Kegiatan ini ditujukan agar keahlian para pekerja dapat ditingkatkan melalui Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR. Sebanyak 14.000 pekerja konstruksi IKN mendapatkan pelatihan sesuai dengan bidang keahlian masing-masing selama masa pembatasan pengerjaan. Pelatihan ini diberikan secara gratis dan termasuk juga kegiatan pengobatan serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pekerja. Pekerja yang bertugas dalam kapasitas administrasi maupun yang bekerja di kantor akan tetap melanjutkan kegiatan seperti biasa. Pembatasan pekerjaan konstruksi ini diproyeksikan hanya berlangsung selama enam hari hingga pelaksanaan upacara pada tanggal 17 Agustus 2024. Saat pelaksanaan upacara kemerdekaan, seluruh pekerjaan konstruksi akan dihentikan total, mengingat peringatan tersebut adalah hari jadi bagi bangsa Indonesia. ANTARA