JAKARTA –
**Borneonews**, Balikpapan - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan upaya modifikasi cuaca setiap hari di Nusantara, Kalimantan Timur, untuk mencegah hujan yang dapat mengganggu perayaan Hari Kemerdekaan di ibukota baru Indonesia. Kukuh Ribudiyanto, kepala stasiun meteorologi lokal BMKG, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan penyebaran natrium klorida untuk mencegah terjadinya hujan. Upaya modifikasi cuaca ini dilaksanakan dengan bantuan pesawat yang disediakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), serta Smart Aviation. Pesawat yang berbasis di Samarinda mampu melakukan hingga enam misi setiap hari, tergantung pada kondisi cuaca. Sementara itu, pesawat yang beroperasi di Balikpapan dapat melaksanakan dua hingga tiga misi dalam waktu satu hari. Ribudiyanto menambahkan bahwa upaya modifikasi cuaca ini telah dimulai sejak bulan Juni dan akan terus berlanjut menjelang perayaan Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus. Kukuh Ribudiyanto juga melaporkan bahwa pesawat telah menyebarkan garam tiga kali sejak pagi hari pada hari Kamis. Operasi ini kemungkinan akan dilanjutkan hingga malam hari mengingat awan yang mulai mendekat. Namun, ia juga menginformasikan bahwa pesawat dari Balikpapan tidak dapat terbang pada hari itu karena adanya hujan di kota tersebut dan kegiatan latihan militer yang berlangsung. Dengan upaya yang terus dilakukan, diharapkan perayaan Hari Kemerdekaan dapat berlangsung tanpa terganggu oleh cuaca yang tidak mendukung. ANTARA