**Borneonews**, Semarang - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tengah melakukan investigasi terhadap peristiwa kebakaran yang melanda KM Kirana I di perairan Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu, 11 Agustus 2024. Peristiwa ini menarik perhatian petugas dan masyarakat, mengingat kapal tersebut adalah salah satu sarana transportasi penting.
Ferry Akbar, selaku Plt Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Semarang, menjelaskan bahwa KNKT telah menugaskan tiga investigator untuk menyelidiki kebakaran yang terjadi. Dalam wawancara, ia mengungkapkan, "KNKT akan mewawancarai pihak-pihak terkait, mengumpulkan bukti, serta mengecek lokasi kejadian." Hal ini menunjukkan keseriusan KNKT dalam mengungkap penyebab kebakaran yang mengkhawatirkan tersebut.
Selain itu, untuk mendukung proses investigasi, lima penyidik dari KSOP Tanjung Emas juga dilibatkan. "Investigasi rencananya dilakukan selama tiga hari," tambah Ferry Akbar, memberikan gambaran mengenai timeline yang diharapkan dalam penanganan kasus ini.
Di sisi lain, Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama (DLU), Herman Fakar, menginformasikan bahwa KM Kirana I yang sebelumnya melayani rute Semarang-Sampit akan digantikan oleh KM Kirana III. "Untuk operasional KM Kirana III dalam proses permohonan izin trayek," ungkapnya, menandakan bahwa perusahaan telah mengambil langkah antisipatif pascakebakaran.
Herman Fakar juga menyampaikan bahwa para penumpang KM Kirana I yang seharusnya berangkat menuju Sampit pada Rabu, 14 Agustus 2024, telah menerima pengembalian tiket sebesar 100 persen. Ini adalah langkah yang tepat untuk menjaga kepuasan pelanggan dan menunjukkan tanggung jawab perusahaan terhadap kejadian yang tak terduga.
Sebelumnya, KM Kirana I dilaporkan terbakar di perairan Semarang, sekitar 3 mil dari Pelabuhan Tanjung Emas, pada sore hari Minggu, 11 Agustus 2024. Kapal tersebut direncanakan berlabuh di Pelabuhan Semarang sebelum melanjutkan perjalanan ke Sampit pada 13 Agustus 2024.
Sementara itu, aparat kepolisian menyatakan bahwa tidak ada korban jiwa akibat kebakaran kapal, yang saat kejadian tidak membawa penumpang. Namun, petugas gabungan berhasil mengevakuasi 52 kru kapal yang sempat menyelamatkan diri dengan menceburkan diri ke laut saat insiden tersebut terjadi. Keberhasilan evakuasi ini menunjukkan pentingnya pelatihan dan kesiapsiagaan kru kapal dalam menghadapi situasi darurat.
ANTARA
Investigasi KNKT Kebakaran KM Kirana I di Semarang, Ini Faktanya
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Sebut Kawasan Timur Tengah akan Berubah Total Pascaperang
Polres Seruyan Gelar Operasi Patuh Telabang 2026, Utamakan Langkah Pencegahan
Menteri Nilai 68 Ribu UMKM Pemasok MBG Masih Sedikit
Perasaan Carrick Campur Aduk Usai MU Dibungkam Bournemouth
2 Gol Kylian Mbappe Menangkan Real Madrid 2-1 atas Barcelona
AC Milan Lanjutkan Catatan Tanpa Kalah Usai Menang 2-0 atas Udinese
Komentar (0)
Memuat komentar…







