BORNEONEWS, Palangka Raya - Baru sepekan dibuka, Operasi Pasar khusus daging sapi yang digelar Bulog Divre Kalimantan Tengah sebagai bagian dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kalteng sudah laku keras. Hingga saat ini sudah habis 2 ton sejak dibukanya OP pada Rabu (8/6/2016). Daging beku tersebut dijual dengan harga Rp80 ribu per kg.
"2 ton sudah habis, ini sudah masuk 3 ton. Kemarin waktu baru dibuka malah 3 hari sudah habis 1 ton. Memang animo masyarakat besar sekali," ungkap Norman, Komersial Bulog Divre Kalteng saat ditemui Borneo News di Pasar Kahayan, Senin (20/6/2016).
Dalam sehari menurut Norman pihaknya bisa melepas hingga rata-rata 200 kilogram (kg). Memang Bulog memiliki stok hingga 15 ton daging sapi beku dari Pemerintah Pusat, Jakarta, karenanya masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan daging sapi. Para pedagang yang menjual daging sapi segar juga diimbaunya untuk tidak khawatir karena memang segmen yang dijual berbeda.
"Pedagang sih tidak protes karena yang ini kan daging beku, beda dengan daging segar yang pedagang jual. Ini juga sudah menjadi arahan Disperindag, Gubernur sudah mengarahkan jadi pedagang sapi segar tidak masalah. Kita juga buka sampai pasar tutup sore hari. Jadi masyarakat tidak perlu desak-desakan berebut beli pagi-pagi, aman," tambahnya. (TESTI PRISCILLA/*)








