**Borneonews**, Pontianak - Realisasi tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) yang dikhususkan untuk pelajar di Bank Kalbar telah mencapai 307.387 rekening hingga pertengahan Agustus 2024. Langkah ini diambil dalam rangka meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta mendorong budaya menabung sejak dini.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, mengungkapkan bahwa jumlah rekening tabungan Simpel saat ini telah mencapai 307.387 dengan total nilai nominal sebesar Rp17,68 miliar. Penawaran ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi anak-anak dalam mengelola keuangannya secara bertahap. "Tabungan ini memiliki persyaratan yang sederhana dan fitur menarik, sehingga diharapkan dapat melatih anak dalam mengelola keuangan mereka," jelasnya.
Dalam upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Kalimantan Barat, Bank Kalbar, yang dikenal dengan slogan "Bank Kite Punye Kite", terus melaksanakan berbagai kegiatan edukasi. Rokidi menambahkan, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk OJK, pemerintah, dan lembaga swasta, sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran keuangan, terutama bagi para pelajar.
"Kita perlu menyadarkan masyarakat, pelajar, hingga mahasiswa mengenai pentingnya budaya menabung, baik di sekolah maupun di luar sekolah," ungkapnya. Melalui kolaborasi dengan OJK, Pemprov Kalbar, serta Kwarda Pramuka, Bank Kalbar berharap dapat membangun Kalbar dengan memperkenalkan tabungan Simpel kepada generasi muda.
Rokidi menjelaskan bahwa Simpanan Pelajar Bank Kalbar merupakan langkah konkret untuk menanamkan jiwa sosial serta menyisihkan uang demi masa depan yang lebih baik. Program Satu Rekening Satu Pelajar juga diarahkan untuk mempromosikan Tabungan Simpel ini, yang merupakan produk nasional dari bank-bank di seluruh Indonesia.
Baru-baru ini, Bank Kalbar melangsungkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk implementasi pemenuhan SKK Penabung dan Cakap Keuangan serta Gerakan Pramuka Kwarda Kalbar. Kesepakatan ini dilakukan oleh Rokidi dan Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Kalbar, Syarief Abdulla Alkadrie, dihadiri oleh Ketua OJK, Maulana Yasin, serta Pj Sekda Kalbar, Mohammad Bari.
MoU tersebut bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, dengan target nasional mencapai 90 persen pada tahun 2024. Saat ini, literasi dan inklusi keuangan di Kalbar sudah berada di angka 84,95 persen. "Untuk mencapai target tersebut, diperlukan sinergi dan kolaborasi dari semua pihak," kata Rokidi.
Bank Kalbar berkomitmen untuk mendorong budaya menabung dari usia dini. Tabungan Simpel ditujukan untuk siswa mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SMTs, hingga MA, dengan persyaratan yang lebih ringan dan terjangkau. Beberapa fitur menarik dari Simpanan Pelajar meliputi persyaratan administrasi yang sederhana, setoran awal yang cukup ringan yakni Rp5.000 untuk Simpel Konvensional dan Rp1.000 untuk Simpel iB berbasis syariah, bebas biaya administrasi bulanan, serta jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
ANTARA
Simpanan Pelajar Bank Kalbar Capai 307.387 Rekening, Literasi Keuangan Meningkat
Bagikan:

PONTIANAK –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Komentar (0)
Memuat komentar…







