BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Walaupun menggunakan bangunan seadanya yaitu bekas rumah dinas guru SD setempat dengan konstruksi kayu, semangat anak-anak dan kaum ibu warga Desa Karang Anyar RT 22 Kelurahan Mendawai Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) untuk mendapatkan pengetahuan cukup tinggi.

Pasca digelarnya kegiatan yang digagas Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) Kobar "Ramadan - Kelas Berbagi On The Street" (12/6/2016) di desa tersebut, rupanya menarik minat warga setempat untuk membangun komunitas baca di lingkungan mereka.

"Merespon permintaan dan antusias warga, terutama anak-anak dan kaum ibu di Desa Karang Anyar, maka kami memfasilitasi kegiatan komunitas membaca Aksara yang dibangun di desa ini," jelas Kepala KPAD Kobar Safwan, Senin (20/6/2016). 

Menurutnya, setiap Kamis mulai pukul 14.00 WIB - 15.30 WIB, peserta komunitas membaca yang baru berjumlah belasan orang ini diberi kebebasan untuk membaca 50 buku yang dibawa atau mendapatkan pelajaran berbicara Bahasa Inggris.

"Sementara ini, untuk membawa buku dan memberikan pelajaran atau kelas berbagi dilakukan oleh staf KPAD Kobar. Untuk keberlangsungan dan kontiyuitas kegiatan di desa tersebut, kesediaan warga Pangkalan Bun dan sekitarnya untuk menjadi relawan pembina komunitas baca tersebut sangat dibutuhkan," jelasnya.

Selain relawan, lanjutnya, komunitas baca tersebut juga sangat memerlukan buku-buku berbagai jenis. "Saat ini buku-buku hanya di drop seminggu sekali yaitu setiap hari kamis ketika diadakan kegiatan membaca dan belajar," jelasnya.

Ia menjelaskan, bila komunitas membaca tersebut memiliki koleksi sendiri, tentunya akan lebih mudah bagi warga setempat untuk membaca setiap hari.

"Apabila ada warga pangkalan Bun dan sekitarnya yang berminat untuk menjadi relawan, donasi buku dan menyumbangkan ilmu pengetahuan di Komunitas Baca Aksara, silakan mendatangi dan menyampaikan hal itu di Kantor KPAD Kobar Jalan Sutan Syahrir," pungkasnya.(WAHYU KRIDA/m)