= **Borneonews**, Jakarta
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, menyatakan bahwa terdapat sejumlah individu di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang memiliki keinginan untuk campur tangan dalam urusan partai yang dipimpin olehnya. Pernyataan ini disampaikan oleh Muhaimin, atau yang akrab disapa Cak Imin, saat menjawab pertanyaan dari jurnalis terkait isu pengambilalihan partai politik, yang sebelumnya diungkapkan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Cak Imin mengatakan, "Ya masyarakat sudah bisa menilai ada keinginan, nafsu dari beberapa segelintir orang di PBNU untuk cawe-cawe ke PKB." Pernyataan tersebut diungkapkan di Pondok Pesantren Daarul Rahman, Jakarta. Dalam pernyataannya, Cak Imin menekankan pentingnya menghormati hak konstitusi yang berbeda antara partai politik dan organisasi kemasyarakatan.
"Saya minta kalau ada yang macam-macam, kembali ke konstitusi," ujarnya, mengacu pada Undang-Undang Partai Politik (UU Nomor 2 Tahun 2011) dan Undang-Undang Ormas (UU Nomor 17 Tahun 2013). Ia menjelaskan bahwa PBNU tidak seharusnya ikut campur dalam urusan PKB, mengingat adanya perbedaan aturan yang mengatur kedua lembaga tersebut.
Lebih lanjut, Cak Imin mengungkapkan, "Jadi, mohon kepada teman-teman di PBNU, itu teman saya semua itu meskipun kiai, tetapi teman saya semua. Itu adalah untuk taat konstitusi karena kami dan kalian sama-sama dilindungi oleh undang-undang." Pernyataan ini menunjukkan komitmennya untuk menjalankan prinsip-prinsip konstitusi.
Meskipun demikian, Cak Imin juga membuka peluang untuk mengadakan pertemuan santai dengan PBNU, seperti ngopi bareng, sebelum pelaksanaan Muktamar PKB yang dijadwalkan pada 24-25 Agustus 2024 di Bali. Ia menekankan, "Akan tetapi, ya niatnya yang sopan. Anda sopan, saya segan. Anda kurang ajar, saya hajar," yang menggambarkan sikap tegasnya terhadap interaksi yang tidak sopan.
Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri mengungkapkan bahwa ia membatalkan niat pensiun sebagai ketua umum partai berlambang banteng moncong putih itu. Hal ini disebabkan oleh adanya pihak-pihak yang mencoba untuk mengambil alih partai tersebut. Megawati menyampaikan hal tersebut setelah mengumumkan bakal calon kepala daerah yang akan maju dalam Pilkada 2024 di Kantor DPP PDIP, Jakarta.
ANTARA
Cak Imin sebut ada dorongan PBNU untuk campur tangan di PKB
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Amri/Nita Petik Pelajaran Berharga Setelah Terhenti di French Open
Pelatih Minta Persebaya Bermain Agresif saat Hadapi Madura United
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Komentar (0)
Memuat komentar…







