BORNEONEWS, Sampit - Kerusakan ruas jalan Trans Kalimantan Poros Selatan, khususnya yang menghubungkan Kabupaten Kotawaringin Timur dengan Kabupaten Seruyan mulai diperbaiki pemerintah.
“Syukur mulai diperbaiki karena kerusakannya cukup parah dan membahayakan pengemudi, apalagi jalan Sampit-Seruyan ini nanti akan ramai saat arus mudik lebaran. Mudah-mudahan cepat selesai agar tidak terjadi kecelakaan lalulintas,” harap Rasyid, salah seorang warga Kecamatan Teluk Sampit kepada Borneonews, Senin (20/6/2016).
Pantauan di lapangan, pemeliharaan jalan dari arah Samuda hingga Ujung Pandaran mulai dilakukan perbaikan. Pengerjaan pemeliharaan jalan provinsi itu penanganannya hanya mencakup wilayah Kotim, mulai dari Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, hingga Kecamatan Teluk Sampit.
Seperti yang terpampanmg diplat proyek, pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum pada Bidang Bina Marga melaksanakan kegiatan pembangunan atau peningkatan jalan provinsi dengan perbaikan jalur-jalur rusak dengan paket proyek peningkatan jalan Samuda-Ujung Pandaran.
Sekretaris Desa Regei Lestari Mahdiansyah mengatakan, terkait pengerjaan proyek peningkatan ruas jalur selatan itu sudah diinformasikan oleh kontraktor. Sebelum melakukan aktivitasnya telah pemberitahuan ke desa untuk pengerjaan proyek perbaikan jalan tersebut.
“Kita sudah terima surat dari kontraktor yang akan mengerjakan pemeliharaan proyek jalan provinsi tersebut,” ujarnya.
Dikatakannya, pengerjaan perbaikan jalan provinsi sudah menurunkan alat berat dengan mengupas aspal jalan rusak karena berlobang-lobang besar. Pada titik-titik kerusakan aspal yang parah sudah dibongkar.
“Alat beratnya sudah bekerja pada Selasa (14/6) lalu dengan membongkar aspal jalan yang berlobang dan rusak,” ujarnya.
Ditambahkannya, pengerjaan perbaikan mulai dilakukan sekitar perbatasan antara Desa Parebok, Basawang hingga Desa Regei Lestari. Selain itu juga di Desa Kuin Permai hingga Desa Lampuyang, banyak titik-titik kerusakan yang sangat parah.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotim, Fadlian Noor mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas PU untuk perbaikan jalur selatan itu. Mengingat jalur selatan sangat rawan terjadi kecelakaan lalulintas. Jalur itu juga nanti akan padat ketika memasuki hari H karena warga akan berbondong-bondong rekreasi ke Pantai Ujung Pandaran. (RAFIUDIN/m)








