SAMARINDA –
**Borneonews, Samarinda** - Pengusaha kuliner di Kalimantan Timur (Kaltim) memperoleh keuntungan signifikan dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggarakan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kesempatan ini dimanfaatkan oleh pelaku usaha kuliner untuk menyajikan berbagai hidangan dalam rangka menyambut acara besar tersebut. Ketua DPD Perkumpulan Penyelenggaraan Jasa Boga Indonesia (PPJI) Kaltim, Fitriyana Zoelkifli, menyatakan bahwa kesempatan ini merupakan peluang besar mengingat pihaknya dilibatkan dalam penyediaan layanan katering, termasuk kebutuhan konsumsi untuk persiapan upacara HUT RI. Dalam pernyataannya, Fitriyana menambahkan, "Momentum HUT ke-79 RI di IKN tentu berdampak positif bagi peningkatan penjualan pada sektor kuliner di Kaltim dengan ribuan tamu dari luar daerah yang bertandang ke Kaltim." Meskipun demikian, Fitriyana juga mencatat bahwa tidak semua peluang dapat dioptimalkan karena terbatasnya sumber daya yang dimiliki oleh Kaltim. Dalam acara HUT RI yang pertama di IKN ini, PPJI Kaltim mengakui masih dalam tahap pembelajaran untuk memenuhi permintaan jasa boga dari lebih dari 30 ribu tamu. "Ini jadi pembelajaran bahwa sumber daya manusia di bidang kuliner terutama dalam penyelenggaraan jasa boga lokal masih perlu ditingkatkan," sambungnya. PPJI Kaltim juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Kaltim yang membantu para pelaku ekonomi kreatif di sektor kuliner untuk memperoleh sertifikat kompetensi dalam pengelolaan pangan yang aman. Dinas Pariwisata mengadakan uji kompetensi berbasis *hazard analysis and critical control points* (HACCP) secara gratis. Di sisi lain, Persatuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Penajam Paser Utara (PPU) dengan antusias turut memamerkan berbagai produk khas dalam Expo Ibu Kota Nusantara. Event ini berlangsung di Penajam, Kaltim, dan menampilkan sekitar seratus produk dari UMKM lokal. Produk yang ditampilkan didominasi oleh kuliner termasuk makanan kemasan, jajanan pasar, gorengan, dan olahan laut. Ketua Persatuan UMKM PPU, Rizal Ramadhan, berharap bahwa Expo IKN dapat menjadi momentum bagi UMKM untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. "Kami berharap Expo IKN menjadi momentum bagi UMKM untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat," ujarnya dengan optimisme. Beragam produk kuliner yang dipamerkan mencakup rempeyek kerang, olahan pisang, rumput laut, amplang, stik ubi, serta kue cincin dalam kemasan yang menarik. Rizal juga memberikan apresiasi kepada pihak otorita IKN yang mendukung promosi produk-produk UMKM. Expo IKN di Penajam Paser Utara dianggap sebagai langkah positif dalam mendukung pengembangan UMKM dan pariwisata daerah, terutama dengan banyaknya tamu yang hadir ke IKN untuk merayakan HUT RI. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga aktif memberdayakan pelaku ekonomi kreatif untuk menyajikan kuliner khas daerah. Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, Ririn Sari Dewi, menegaskan pentingnya promosi kuliner khas Kaltim kepada tamu undangan dalam perayaan HUT ke-79 RI di IKN. "Expo IKN membuka kesempatan bagi UMKM untuk memperkenalkan potensi daerah dan menunjukkan keahlian mereka dalam menyajikan kuliner khas Kaltim kepada tamu undangan," ungkapnya. ANTARA