YOGYAKARTA –
**Borneonews**, Sleman - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kustini Sri Purnomo mengungkapkan bahwa kegiatan pameran UMKM memiliki peranan penting dalam mengangkat potensi-potensi lokal serta meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Pameran ini diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi para pelaku usaha, tetapi juga untuk keberlangsungan budaya dan seni di wilayah tersebut. Saat membuka acara Gelar Budaya dan Pameran UMKM di Kapanewon (Kecamatan) Kalasan, Kustini mengemukakan, “Setiap kegiatan masyarakat harus diiringi dengan peningkatan perekonomian, seperti kegiatan ini. Terima kasih kepada Panewu (Camat) Kalasan; ini adalah langkah-langkah untuk mengangkat potensi Kapanewon Kalasan.” Bupati Sleman juga mengapresiasi pemerintah Kapanewon Kalasan atas inisiatif dan pelaksanaan acara tersebut. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk mengekspresikan kesenian dan mempromosikan produk-produk UMKM yang ada di Kapanewon Kalasan,” tambahnya. Dalam kesempatan yang sama, Kustini menyerahkan bantuan dari PT Tigaraksa Satria Tbk. berupa tiga unit tenda UMKM kepada perwakilan Forum Komunikasi (Forkom) UMKM Kapanewon Kalasan. Ia juga mengajak masyarakat untuk melestarikan kesenian dan kebudayaan lokal, khususnya yang terdapat di Kapanewon Kalasan. Menurut Kustini, Kabupaten Sleman merupakan bagian dari Daerah Istimewa Yogyakarta yang kaya akan seni dan budaya adiluhung dan penting untuk dilestarikan bersama-sama. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam memajukan kekayaan budaya lokal. Panewu Kalasan, Joko Susilo, mengatakan bahwa kegiatan pameran di halaman Kantor Kapanewon Kalasan ini diadakan setiap tahun. “Sebanyak 50 UMKM dari Forkom UMKM Kapanewon Kalasan berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ungkapnya. Acara yang berlangsung selama satu hari ini tidak hanya menampilkan produk-produk UMKM, tetapi juga memamerkan pertunjukan kesenian seperti tari Caping Ayu dari SDN Kalasan 1 dan penampilan dari Kelompok kesenian sholawat jawi Assaidah Salakan Kalasan. Joko menyatakan, “Kami menargetkan minimal transaksi sebesar Rp4 juta dalam acara ini.” Pameran ini diharapkan dapat mendongkrak minat masyarakat dan menciptakan peluang usaha yang lebih baik bagi pelaku UMKM di daerah tersebut. ANTARA