BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggaran untuk kosumsi warga binaan hanya Rp15.000 per hari. Artinya, makanan yang mereka makan tak lebih seharga Rp5.000 untuk sekali makan.
Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Kalteng Pondang Tambunan mengatakan, anggaran dari pemerintah untuk makan napi memang kecil. Dan harga itu berlaku di seluruh Indonesia.
"Pagu anggaran untuk makan satu napi hanya Rp15.000, kalau dibagi tiga kali makan artinya hanya Rp5.000," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Kalteng, Pondang Tambunan di Palangka Raya, Senin (20/6/2016).
Lanjut dia, untuk suplai makanan ke para narapidana menggunakan jasa pihak ketiga. Artinya harga makanan yang disediakan di bawah Rp5.000 termasuk untuk minum karena rekanan juga mengambil untung.
Pondang pun mengamini kata wartawan kalau mau makan enak jangan berbuat jahat. "Ya, kalau mau makan enak, masih mau bebas bergerak, ya jangan berbuat pidana," katanya.
Berdasarkan penuturan sejumlah mantan narapidana, makanan di lapas hanya seadanya. Kadang menu yang mereka makan yakni oseng sayur pare dicampur telor dan satu potongan tempe beserta nasi.
Menu tersebut baru berganti 10 hari kemudian dengan menu lain. Makanan sederhana dengan rasa yang seadanya itulah yang dikosumsi selama menjalani pembinaan di lapas. (RONI SAHALA/m)








