**Borneonews**, Washington - Amerika Serikat menyatakan bahwa Angkatan Bersenjata Sudan (SAF) memiliki tanggung jawab untuk hadir dalam perundingan perdamaian yang dimediasi oleh AS di Jenewa. Meskipun demikian, hingga saat ini, militer Sudan itu belum menyatakan kesediaannya untuk mengikuti pembicaraan yang dimulai pada Rabu, 14 Agustus 2024.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Vedant Patel, menegaskan bahwa pihaknya telah menekankan kepada SAF mengenai pentingnya kehadiran mereka dalam perundingan tersebut dan akan terus memperjelas tanggung jawab ini. Patel juga menyebutkan bahwa terdapat sejumlah negara terkait yang sangat berharap agar konflik di Sudan dapat dihentikan. AS membuka kesempatan bagi negara mana pun yang memiliki tujuan serupa untuk berpartisipasi dalam diskusi ini.
Sesi pembukaan perundingan yang dilaksanakan pada Rabu di Jenewa dihadiri oleh berbagai mitra internasional serta teknis, termasuk perwakilan dari Swiss, Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, Uni Afrika, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dalam kesempatan tersebut, Patel menekankan pentingnya memastikan bahwa SAF dan RSF (Pasukan Dukungan Cepat) mematuhi komitmen mereka yang telah disepakati di Jeddah.
Lebih jauh, Patel mengingatkan bahwa dalam deklarasi Jeddah, baik SAF maupun RSF telah berkomitmen untuk memperluas diskusi guna mencapai penghentian permusuhan secara permanen. Konflik di Sudan yang terjadi antara tentara yang dipimpin oleh Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, ketua Dewan Kedaulatan yang berkuasa, dan RSF yang dikepalai oleh mantan wakilnya, Mohamed Hamdan Dagalo, telah mengakibatkan situasi yang sangat memprihatinkan.
Menurut data dari PBB, konflik yang berlangsung sejak April 2023 telah menewaskan hampir 18.800 jiwa dan mengakibatkan hampir 10 juta orang mengungsi. Pihak penyelenggara perundingan menyatakan bahwa pembicaraan ini bisa berlangsung hingga 10 hari di sebuah lokasi yang dirahasiakan di Swiss, dan acara tersebut tidak terbuka untuk umum.
ANTARA
Amerika Serikat Tegaskan Tanggung Jawab Angkatan Bersenjata Sudan dalam Perundingan Perdamaian
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Arema FC Libas Dewa United 4 Gol Tanpa Balas
Veda Ega Alihkan Fokus ke GP Malaysia Usai GP Australia Batal
Shin Tae-yong Tekankan Pembinaan Usia Dini untuk Majukan Sepak Bola
Madura United Bidik 3 Poin saat Hadapi Persebaya
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Veda Pratama Hormati Keputusan Pembatalan Moto3 Australia
Komentar (0)
Memuat komentar…







