**Borneonews**, Labuan Bajo - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan berhasil menemukan seorang remaja berusia 12 tahun bernama Fransiskus Febriano yang dilaporkan hilang di perairan laut Lela, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tragisnya, kondisi remaja tersebut saat ditemukan adalah sudah meninggal dunia.
Kepala Kantor Basarnas Maumere, Supriyanto Ridwan, menyampaikan dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo bahwa korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Proses pencarian berlangsung dengan melibatkan Tim SAR gabungan, nelayan setempat, dan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.
Dalam pelaksanaannya, pencarian tersebut mengerahkan Rubber Boat milik Kantor SAR Maumere dan empat perahu nelayan. Sekitar pukul 13.20 WITA, korban ditemukan sejauh 0,8 Nautical Mile dari lokasi asal kejadian.
Setelah ditemukan, Tim SAR gabungan segera mengevakuasi jenazah korban ke Puskesmas Lela di Kabupaten Sikka. Supriyanto juga mengapresiasi sinergi yang ditunjukkan oleh seluruh tim dalam pencarian ini dan menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada keluarga korban. Ia menambahkan bahwa operasi SAR ini dinyatakan resmi ditutup.
Kronologi kejadian mengungkapkan bahwa Fransiskus Febriano dilaporkan hilang pada Rabu, 15 Agustus, sekitar pukul 16.15 WITA. Saat itu, ia melakukan aktivitas mandi di pesisir laut Desa Du, Kecamatan Lela, bersama teman-temannya. Namun, saat berenang, arus laut yang kuat serta gelombang tinggi membuatnya kehilangan kendali, mengakibatkan ia tenggelam.
ANTARA
Tim SAR Temukan Remaja 12 Tahun Meninggal di Sikka NTT
Bagikan:

KUPANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Komentar (0)
Memuat komentar…







