PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bunda Forum Anak Daerah Kalteng Ivo Sugianto Sabran mengingatkan angka perkawinan anak di Kalteng masih tinggi.

"Tahun ini kita berada di peringkat enam tertinggi nasional. Ini membutuhkan kerja sama, kerja keras dan sinergi dari semuanya untuk menurunkan angka usia perkawinan anak," tuturnya saat Rakorda DP3APPKB di Palangka Raya, Kamis, 15 Agustus 2024.

Ivo mengutarakan, di tahun 2023, sudah ada tujuh Kabupaten/Kota di Kalteng yang mendapatkan peringkat Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).

"Mudah-mudahan di tahun 2024 ini bisa tercapai, seluruh kabupaten di Provinsi Kalteng mendapatkan predikat KLA," pungkasnya.

Sebagai informasi, KLA adalah inisiatif dari pemerintah Indonesia untuk mendorong pemerintah daerah menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Konsep ini mencakup berbagai aspek, termasuk kesehatan, pendidikan, perlindungan, dan partisipasi anak dalam pengambilan keputusan.

Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap anak di Indonesia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung.

Kabupaten/kota yang berhasil memenuhi kriteria tertentu dalam inisiatif ini akan mendapatkan penghargaan sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA). (HERMAWAN DP/H)