BANGKA BELITUNG –
**Borneonews**, Pangkalpinang - Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Budi Utama, melakukan peninjauan lokasi kebakaran yang terjadi di Kelurahan Melintang. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan situasi di lapangan pasca musibah kebakaran yang melanda area tersebut. Budi Utama menjelaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait. “Untuk sementara, kami akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Nanti, jika rumah warga yang terbakar ini ingin dibersihkan dan dibongkar, kami siap untuk gotong royong. Tim BPBD, Tagana, dan Pordam akan membantu. Namun, saat ini belum bisa dilaksanakan karena masih ada garis batas polisi yang dipasang untuk proses penyelidikan,” ungkapnya. Sebagai langkah awal, Dinas Sosial Kota Pangkalpinang telah memberikan sejumlah bantuan dasar yang diperlukan oleh para korban. Bantuan tersebut meliputi selimut, matras, kasur, perlengkapan dapur, makanan cepat saji, serta pakaian. Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak. Selain itu, Budi Utama juga mengungkapkan bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pangkalpinang turut berkontribusi dalam membantu pembuatan dokumen-dokumen yang hancur dalam kejadian kebakaran tersebut. “Setiap musibah pasti ada hikmahnya. Nanti, saya juga akan ke PDAM untuk menambah jumlah hidran yang ada, agar tidak kesulitan menemukan sumber air saat terjadi kejadian serupa. Hidran yang rusak juga harus kita perbaiki,” tambahnya. Dalam kesempatan itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan guna mencegah terjadinya kebakaran di masa yang akan datang. Salah satu langkah pencegahan yang disarankan adalah tidak membakar sampah di pagi atau siang hari. Hingga saat ini, penyebab kebakaran di Kelurahan Melintang tersebut masih belum diketahui secara pasti. Budi Utama menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung semua upaya yang dilakukan oleh tim yang masih bekerja untuk mencari tahu penyebab di balik kebakaran ini. “Kami hadir di tengah masyarakat untuk menemui semua korban. Ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus memberikan semangat agar mereka bisa bangkit setelah kejadian ini,” tuturnya. Musibah kebakaran tersebut melibatkan empat orang korban yang berasal dari dua kepala keluarga. Selain itu, kondisi yang lebih parah terjadi pada satu gudang yang juga terbakar. Api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran dari Pemkot Pangkalpinang bersama tim gabungan, sehingga api tidak menyebar lebih luas. ANTARA