BATAM –
**Borneonews**, Natuna - Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia berkolaborasi dengan Lembaga Kantor Berita Negara (LKBN) dan Komunitas Jelajah Bahari Natuna (JBN) untuk menanam terumbu karang di perairan Geosite Tanjung Senubing, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kepala Stasiun Bakamla Natuna, Kolonel Ilham, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendukung upaya komunitas JBN dalam memulihkan ekosistem terumbu karang di wilayah tersebut. Selain ANTARA dan JBN, sejumlah organisasi lain turut memberikan dukungan, di antaranya Badan Intelijen Negara (BIN), Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, serta komunitas dan pengusaha lokal. Kolonel Ilham menyatakan, "Intinya Bakamla RI, dalam hal ini Stasiun Bakamla Natuna, mendukung kegiatan pemulihan terumbu karang oleh komunitas di Natuna dalam memperingati HUT RI tahun ini." Ia menekankan bahwa kolaborasi semacam ini menunjukkan simbol persatuan untuk meningkatkan nilai-nilai nasionalisme dalam menuju nusantara baru dan Indonesia yang lebih maju. Tidak hanya menanam terumbu karang, kegiatan ini juga diwarnai dengan pengibaran bendera bawah laut yang dilakukan oleh 14 penyelam, terdiri dari empat orang penyelam Scuba dan sepuluh orang penyelam Free Diving. Lokasi pemilihan Senubing sebagai tempat kegiatan ini bukan tanpa alasan. Senubing dipilih karena berada di dekat kantor Stasiun Bakamla Natuna dan juga sebagai ikon wisata yang ada di Natuna. Di lain pihak, Kepala Biro LKBN ANTARA Kepulauan Riau, Yunianti Jannatun Naim, menyatakan bahwa ANTARA berkomitmen untuk mendukung setiap gerakan dan kegiatan pelestarian lingkungan. Ia menjelaskan, kegiatan serupa telah dilakukan tidak hanya pada tahun ini, tetapi juga di beberapa tahun sebelumnya. "Sebagai negara kepulauan dan provinsi kepulauan, sudah sepatutnya kita menjaga kelestarian alam bawah laut," kata Yunianti. Ia berharap, aksi kecil ini dapat memberikan dampak positif yang lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. "Kontribusi kecil ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Natuna," tambahnya. Sementara itu, Leader JBN, Cherman, memberikan apresiasi terhadap kepedulian semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa dukungan yang diberikan dapat menjadi contoh bagi orang lain, karena menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya individu. "Terima kasih kepada pihak-pihak yang telah terlibat untuk mendukung kegiatan ini," ungkap Cherman. Kegiatan penanaman terumbu karang ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan kontribusi konkret bagi ekosistem laut di Natuna. ANTARA