JAYAPURA –
**Borneonews**, Biak - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Biak Numfor, Papua, berencana untuk menambah jaringan Starlink guna meningkatkan pelayanan internet bagi masyarakat setempat. Kepala Diskominfo Biak Numfor, George Kbarek MT, mengungkapkan bahwa meskipun belum mengetahui jumlah pasti tambahan layanan Starlink yang akan diterima, ada kepastian bahwa pihaknya akan mendapatkan tambahan tersebut. George menegaskan bahwa Starlink merupakan layanan internet berbasis satelit yang dikembangkan oleh SpaceX, sebuah perusahaan asal Amerika Serikat yang didirikan oleh Elon Musk. Layanan ini, kata George, mampu menyediakan akses internet broadband yang mendukung berbagai aktivitas, seperti streaming video, permainan daring, dan panggilan video. Salah satu keunggulan Starlink, yang dicatat oleh George, adalah jangkauan layanan yang sangat luas. Meskipun berada di lokasi pedalaman, masyarakat tetap dapat mengakses jaringan internet yang disediakan. Hal ini menjadi sangat penting, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan konektivitas di daerah terpencil. Sementara itu, ketika ditanya apakah penggunaan layanan Starlink difokuskan pada peningkatan jangkauan ke masyarakat luas, George menjelaskan bahwa tujuan utama dari layanan tersebut adalah untuk menyediakan fasilitas internet yang dapat mendukung pelayanan pemerintahan. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkab Biak Numfor dalam meningkatkan infrastruktur komunikasi dan informasi. Dalam upaya mendukung layanan internet tersebut, Diskominfo Biak juga sudah menyiapkan jaringan internet 4G yang akan melayani 19 distrik di wilayah Kabupaten Biak Numfor. George menambahkan bahwa Diskominfo bekerja sama dengan program Bakti dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia untuk memenuhi kebutuhan layanan komunikasi handphone seluler dan internet di daerah tersebut. Hingga saat ini, layanan jaringan komunikasi handphone seluler dan internet dari program Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) Kemenkominfo telah berhasil menjangkau 257 kampung di wilayah Biak Numfor. Hal ini menunjukkan langkah positif dalam memperluas akses teknologi informasi dan komunikasi bagi masyarakat, terutama di daerah-daerah yang selama ini terbatas pada koneksi internet. ANTARA