BANDUNG –
**Borneonews, Garut** - Kepolisian Resor Garut telah menyiapkan 949 personel dari berbagai satuan untuk melaksanakan pengamanan selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Selain personel Polres, aparat juga akan dibantu oleh anggota tambahan dari institusi lain. Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menjelaskan bahwa pengamanan Pilkada di Kabupaten Garut diharapkan dapat terlaksana dengan baik. "Untuk pengamanan Pilkada, Polres Garut menyiapkan sekitar 949 orang," kata Kapolres usai menggelar latihan simulasi pengamanan kota di lapangan SOR Adiwijaya Ciateul, Kabupaten Garut. Dalam rangka pengamanan tersebut, Polres Garut akan berkolaborasi dengan jajaran personel dari instansi terkait di Pemerintah Kabupaten Garut serta TNI yang siap memberikan dukungan. Polres juga menyiapkan personel khusus dari Brimob Polda Jabar untuk disiagakan di setiap wilayah, termasuk di bagian selatan, utara, dan tengah, seperti di wilayah perkotaan Garut. "Untuk pengamanan, kita akan minta dukungan ‘backup’ dari Brimob. Saya sudah membagi rayon ke dalam tiga titik, yaitu di selatan, utara, dan tengah," ujarnya. Ia juga mengungkapkan bahwa jajarannya telah melakukan sejumlah rapat koordinasi dengan pemangku kebijakan lainnya sebagai persiapan untuk memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan dengan aman dan lancar. Kapolres menekankan bahwa tidak hanya penyiapan personel, tetapi juga kesiapan semua jajaran dari berbagai instansi dalam menjalankan tugas pokok masing-masing. Latihan simulasi pengamanan pun telah dilaksanakan untuk memastikan setiap 'stakeholder' tahu tanggung jawabnya. "Pada simulasi ini, semua pihak melaksanakan kegiatan sesuai kewenangan dan tanggung jawab masing-masing," ungkap Kapolres Garut. Selain itu, selama masa pengamanan menjelang dan saat pelaksanaan Pilkada, pihaknya juga akan melaksanakan patroli rutin, baik skala besar maupun kecil, untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum. Kapolres menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus menertibkan setiap potensi gangguan keamanan, seperti dalam operasi pemberantasan minuman keras dan tindakan terhadap kendaraan dengan knalpot bising di jalanan. "Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas, khususnya di wilayah hukum Polres Garut," tutupnya. ANTARA