**Borneonews**, Jakarta - Musisi muda Dere membagikan proses di balik layar pembuatan album *Rubik* yang dirilis pada tahun 2022 lalu. Dalam album ini, Dere menyampaikan inspirasi serta makna di balik lagu-lagu yang ditulisnya.
Salah satu lagu yang menonjol dalam album *Rubik* adalah "Rumah". Lagu ini merupakan ungkapan keresahan Dere terhadap keadaan bumi saat ini. Bersama Tulus, Dere berkolaborasi untuk meramu lirik yang sarat makna. Menurut Dere, "Lagu itu lahir dari keresahan kita tentang bumi, satu-satunya rumah kita yang sedang tidak baik-baik saja." Saat berbicara dalam acara *AntaraKita* di kawasan Pasar Baru, Jakarta Pusat, Dere menekankan pentingnya kesadaran akan keberadaan bumi ini.
Tujuan dari penciptaan lagu tersebut bagi Dere dan Tulus adalah untuk mengingatkan semua orang bahwa kita hanya memiliki satu bumi. "Kita harus selalu mawas dengan apa yang dilakukan," sambungnya. Kesadaran lingkungan menjadi tema penting dalam karya Dere.
Setiap kali memproduksi lagu, Dere memiliki sejumlah pendekatan untuk mencari inspirasi. Dia menjelajahi kisah pribadi dan kesan mendalam terhadap berbagai hal. Misalnya, dalam lagu "Berisik", Dere menemukan inspirasi dari seekor kucing bernama Marni, yang merupakan milik Tulus. Ia menjelaskan bahwa saat itu, ketika Dere dan timnya sedang berbincang dengan cukup keras, Marni menghampiri mereka dan seolah menunjukkan ekspresi bingung atas kebisingan tersebut. "Waktu itu Marni lewat, terus dia diem (dan seperti berkata), 'kok manusia berisik banget ya'," ungkapnya.
Dalam proses penulisan lagu, Dere berupaya untuk menggali lebih banyak lirik dan melodi yang ingin ditampilkannya. Dia sering memanfaatkan fitur catatan suara di ponselnya untuk merekam ide-ide yang muncul tiba-tiba. "Kalau idenya bagus, aku coba rekam di ponsel, terus main gitar dan tulis liriknya dengan tulisan tangan. Soalnya kalau nggak ditulis tangan, nggak keluar inspirasinya," tutup Dere.
Melalui album *Rubik* dan lagu-lagu di dalamnya, Dere menunjukkan bakat dan kedalaman pemikiran yang patut diapresiasi, serta berupaya menyebarkan pesan yang relevan tentang kesadaran lingkungan dalam karya musiknya.
ANTARA
Proses Kreatif Album Rubik Karya Musisi Muda Dere
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Komentar (0)
Memuat komentar…







