**Borneonews**, Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, dalam pertemuannya dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, mengungkapkan adanya keinginan intervensi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dalam pernyataannya, Cak Imin menekankan pentingnya ketaatan terhadap konstitusi, mengingat PBNU dan PKB merupakan dua organisasi yang berbeda.
Cak Imin menyatakan, "Beliau sampaikan 'ya semua harus taat konstitusi, karena PBNU dan PKB dua organisasi yang berbeda. Satunya organisasi politik, satunya organisasi masyarakat'." Pernyataan ini menunjukkan komitmennya untuk memisahkan peran masing-masing organisasi sesuai dengan aturan yang berlaku.
Lebih lanjut, Cak Imin berharap agar PBNU tetap mematuhi Undang-Undang Partai Politik dan Organisasi Masyarakat. "Saya berharap PBNU untuk taat konstitusi, mau taat kepada siapa lagi kalau tidak konstitusi," ungkapnya. Dalam konteks ini, Cak Imin menekankan pentingnya seperangkat aturan yang jelas bagi semua pihak.
Meskipun demikian, Cak Imin mengakui dan menghormati masukan serta kritik dari PBNU, yang dinilai dapat menjadi modal bagi PKB untuk berkembang menjadi lebih baik lagi. Ia menyatakan, "Tapi bahwa perlu saya sampaikan, PBNU dan PKB organisasi yang berbeda secara konstitusional. Masing-masing dijamin oleh konstitusi negara." Ini menunjukkan adanya pengakuan terhadap peran dan fungsi masing-masing organisasi dalam kerangka hukum yang ada.
Sebelumnya, Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, juga menggarisbawahi bahwa PKB dan organisasi tersebut adalah dua entitas yang berbeda. Meskipun begitu, Yahya mengingatkan bahwa PKB lahir dari rahim NU, sehingga adalah wajar jika PKB berkhidmat untuk NU. Ia menyatakan, "Kami menyadari bahwa NU dan PKB ini dua entitas yang berbeda dan terpisah. Tidak ada hubungan struktural sama sekali, tidak bisa misalnya PBNU membuat SK memecat Ketua Umum PKB atau membatalkan keputusan PKB melalui SK. Itu tidak bisa, kami tahu, kami menyadari itu."
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen kedua organisasi untuk saling menghormati, meskipun memiliki kedudukan dan fungsi yang berbeda dalam masyarakat.
ANTARA
PKB dan PBNU Memperkuat Posisi Organisasi dalam Konstitusi
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Komentar (0)
Memuat komentar…







