BANJARMASIN –
**Borneonews, Banjarmasin** - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) telah meluncurkan aplikasi layanan digital yang bernama "SIMAK". Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah pengawasan jasa konstruksi dalam setiap program pembangunan yang dilaksanakan di 13 kabupaten/kota. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Ahmad Solhan, menegaskan bahwa jasa konstruksi memiliki peran yang sangat strategis dalam setiap pembangunan. Oleh karena itu, pengawasan yang ketat menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan tertib administrasi, pekerjaan, dan pemanfaatan hasil pekerjaan. Peluncuran aplikasi SIMAK dilakukan pada rapat koordinasi pengawasan penyelenggaraan jasa konstruksi di Banjarmasin. Ahmad menjelaskan bahwa aplikasi SIMAK berbasis layanan digital dan dapat diakses di mana saja serta kapan saja. Hal ini diharapkan dapat mempermudah proses pengawasan. Dia menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan pembinaan kepada penyedia jasa konstruksi, pengguna jasa, serta masyarakat. Pembinaan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan kesadaran mengenai tugas serta fungsi di bidang konstruksi. Dengan demikian, hasil pembangunan diharapkan dapat semakin baik. Rapat koordinasi yang dilaksanakan melibatkan Dinas PUPR provinsi dan 13 kabupaten/kota, untuk menyamakan persepsi pemerintah daerah mengenai pengawasan penyelenggaraan jasa konstruksi di Kalimantan Selatan. Melalui kegiatan ini dan peluncuran layanan digital SIMAK, diharapkan penyedia jasa konstruksi serta badan usaha dapat lebih aktif memberikan dukungan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengawasan. Dengan adanya aplikasi SIMAK, implementasi Peraturan Menteri PUPR Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pedoman Pengawasan Penyelenggaraan Jasa Konstruksi yang dilaksanakan oleh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota dapat berjalan dengan lebih baik. Ahmad juga menekankan bahwa pengawasan yang maksimal sangat penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan badan usaha di bidang jasa konstruksi. Dengan sistem yang lebih tertata, diharapkan keselamatan dalam pekerjaan konstruksi juga dapat terjamin. Aplikasi SIMAK diharapkan menjadi inovasi yang memberikan kemudahan bagi para mitra dalam mendukung tugas pemerintah daerah dalam pengawasan penyelenggaraan jasa konstruksi. Ahmad menyatakan kepuasannya, "Alhamdulillah, kegiatan pengawasan jasa konstruksi akan semakin meningkat. Kami akan mengembangkan aplikasi ini agar pembangunan semakin baik lagi." ANTARA