JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) telah melaksanakan finalisasi perencanaan Festival Harmoni Budaya Nusantara (FHBN) 2024 di Antara Heritage Center. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk menghidupkan budaya nusantara, khususnya budaya yang tumbuh di sekitar IKN Nusantara. Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga Kemenko PMK, Warsito, menjelaskan bahwa tema yang diangkat dalam festival tersebut adalah "merajut persatuan di dalam keberagaman". Hal ini mencerminkan komitmen Kemenko PMK untuk memperkuat nilai-nilai budaya yang beragam di Indonesia. Warsito menyebutkan bahwa inisiatif penguatan budaya ini akan dilaksanakan melalui berbagai kegiatan seni dan budaya. Diharapkan, kegiatan tersebut dapat membantu memperkuat budaya secara nasional. Dalam finalisasi perencanaan FHBN 2024, Kemenko PMK juga melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, PT Produksi Film Negara, serta Otorita IKN. Asisten Deputi Pemajuan dan Pelestarian Kebudayaan Kemenko PMK, Andre Notohamijoyo, mencatat bahwa dalam aktivitas FHBN 2024, mereka berusaha melibatkan berbagai pihak, termasuk diaspora dan pemengaruh. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi kreativitas anak-anak di kawasan tersebut serta mengenalkan mereka pada berbagai potensi karir. Andre menjelaskan bahwa program-program afirmasi bagi warga di kawasan IKN, seperti berbagi ilmu (knowledge sharing) dan lomba, akan menjadi komponen penting dalam festival ini. “Sebagai contoh, ada pemilihan karya-karya film pendek yang dihasilkan oleh anak-anak atau komunitas dari masyarakat yang ada di Penajam Paser Utara. Ini dilakukan oleh PT Produksi Film Negara (PFN) bekerja sama dengan Badan Otorita IKN," ungkapnya. Contoh kolaborasi lainnya adalah dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Selain memfasilitasi para pelaku ekonomi kreatif, kerja sama ini juga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk terlibat dalam berbagai program, seperti suara latar (voice over), yang dapat membantu mereka menemukan potensi karir sebagai pengisi suara. Andre menekankan bahwa salah satu fokus utama dalam festival ini adalah meningkatkan pemahaman tentang teknologi digital. Hal ini bertujuan agar anak-anak di kawasan IKN dapat memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mengeksplorasi kreativitas serta menguatkan kebudayaan mereka. Dengan pendekatan ini, diharapkan FHBN 2024 dapat memberikan dampak yang signifikan dalam pelestarian dan pengembangan budaya di Indonesia. ANTARA