**Borneonews**, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menginformasikan bahwa dua tower asrama yang terdiri dari empat lantai masing-masing, merupakan bagian dari pembangunan Paralympic Training Center (PTC) tahap pertama yang berlokasi di Karanganyar, Jawa Tengah. Menurut pengamatan di laman Kementerian Pemuda dan Olahraga, dua tower ini mampu menampung sekitar 392 orang.
Dito mengungkapkan harapannya agar National Paralympic Committee (NPC) Indonesia serta para atlet memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun sebaik mungkin dan menjaganya dengan baik. Pernyataan tersebut disampaikan saat Dito mengukuhkan atlet yang akan berlaga di Paralimpiade Paris 2024.
Lebih lanjut, Dito menjelaskan bahwa pembangunan PTC ini juga melibatkan gedung olahraga untuk berbagai cabang, seperti renang, menembak, tenis meja, bulu tangkis, angkat berat, boccia, dan blind judo. Selain itu, terdapat pula fasilitas lain seperti lintasan atletik sepanjang 400 meter, lapangan sepak bola, delapan lintasan lari 100 meter, serta lintasan untuk lompat jauh, tolak peluru, dan loncat tinggi.
Dito menekankan bahwa proyek pembangunan fasilitas ini merupakan komitmen pemerintah dalam mendukung perkembangan atlet paralimpiade Indonesia di masa mendatang. Ia juga menambahkan bahwa semua atlet dan pihak terkait perlu berkonsentrasi untuk meraih prestasi maksimal. Tadi, untuk bonus, bocoran sudah ada, fasilitas sudah dibangunkan jadi tinggal kasih apa? Prestasi! tegasnya, menunjukkan semangat dalam mendorong pencapaian atlet-atlet Indonesia.
Pembangunan tahap pertama PTC sendiri telah dimulai sejak 21 Desember 2023, dan sesuai kontrak, pengerjaannya dijadwalkan selesai pada 31 Desember 2024. Dalam Paralimpiade Paris 2024, yang akan berlangsung dari 28 Agustus hingga 8 September, Indonesia merencanakan untuk mengirimkan 35 atlet yang berasal dari 10 cabang olahraga.
Berikut adalah daftar 35 atlet Indonesia yang akan berpartisipasi di Paralimpiade 2024 di Paris:
Para Bulu Tangkis:
1. Fredy Setiawan
2. Hikmat Ramdani
3. Rina Marlina
4. Subhan
5. Dheva Anrimusthi
6. Qonitah Ikthiar Syakuroh
7. Leani Ratri Oktila
8. Khalimatus Sadiyah
9. Suryo Nugroho
Para Atletik:
1. Fauzi Purwo Laksono
2. Karisma Evi Tiarani
3. Saptoyogo Purnomo
4. Ni Made Arianti Putri
5. Partin
Para Panahan:
1. Ken Swagumilang
2. Teodora Audi Farelly
3. Setiawan
4. Kholidin
5. Wahyu Retno Wulandari
Boccia:
1. Felix Ardi Yudh
2. Gischa Zayana
3. Muhammad Afrizal Syafa
4. M. Bintang Satria Herlangga
Judo Tunanetra:
1. Tony Ricardo Mantolas
2. Roma Siska Tampubolon
3. Junaedi
Para Angkat Berat:
1. Sriyanti
2. Siti Mahmudah
3. Ni Nengah Widiasih
Para Renang:
1. Syuci Indriani
2. Jendi Pangabean
3. Maulana Rifky Yavianda
Para Tenis Meja:
1. Leli Marlina
Para Balap Sepeda:
1. Muhammad Fadil Imammudin
Para Menembak:
1. Bolo Triyanto
Dengan persiapan yang matang, diharapkan para atlet Indonesia mampu memberikan yang terbaik dalam ajang Paralimpiade mendatang.
ANTARA
Dua Tower Asrama Paralympic Training Center di Karanganyar
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Jadwal Super League: Persib Hadapi Garudayaksa, Derbi Suramadu Warnai Pekan Ketujuh
Pria di Sampit Dilaporkan ke Polres Kotim atas Kasus Asusila terhadap Anak 8 Tahun
Penerbangan di Kalteng Terdampak Karhutla, Kemenhub Minta Penumpang Rutin Cek Jadwal
Kalteng Prioritas Penanganan Karhutla, BNPB: Bantuan Luar Negeri untuk Teknologi Pemadaman
Komentar (0)
Memuat komentar…







