JAKARTA –
**Borneonews, Jakarta** - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, mengonfirmasi bahwa partainya akan secara langsung mengundang Presiden Joko Widodo untuk menghadiri muktamar mendatang. Menurut Muhaimin, undangan ini juga akan ditujukan kepada berbagai tokoh penting lainnya, termasuk Wakil Presiden, presiden terpilih, para tokoh budaya, serta ulama. "Iya, nanti kami tunggu waktu beliau, tetapi kami undang semua," tuturnya, pria yang akrab disapa Cak Imin, saat memberikan keterangan di Kantor DPP PKB, Jakarta. Meski demikian, ketika ditanya oleh wartawan mengenai kemungkinan adanya pembicaraan mengenai hubungan antara PKB dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dengan Joko Widodo, Cak Imin mengaku belum mendapatkan informasi lebih lanjut. "Belum, kami masih menunggu kabar," katanya singkat. Pada hari yang sama, tepatnya pukul 16.15 WIB, rombongan PKB yang dipimpin Cak Imin tiba di Rumah Dinas Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Dalam kesempatan ini, Cak Imin sempat menyampaikan, "Undang Muktamar PKB," saat ditanya oleh para jurnalis sebelum memasuki rumah dinas tersebut. Setelah pertemuan, rombongan Cak Imin terlihat keluar dari Rumah Dinas Wapres pada pukul 17.40 WIB. Cak Imin menjelaskan bahwa tujuan dari undangan tersebut adalah untuk meminta Wapres memberikan arahan dan bimbingan kepada para peserta muktamar yang diperkirakan berjumlah 3.000 orang peserta. Kegiatan muktamar ini menunjukkan langkah strategis PKB dalam memperkuat jalinan komunikasi dan kolaborasi dengan pihak-pihak penting dalam pemerintahan dan masyarakat. ANTARA