JAKARTA –
**Borneonews**, Jakarta - Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun, memberikan apresiasi kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang telah memberikan dukungan signifikan dalam mengembangkan atlet paralimpiade. Dia menekankan bahwa dukungan ini memungkinkan para atlet untuk menjalani program pengembangan dan pemusatan latihan nasional (pelatnas) dengan konsisten. Dalam pernyataannya yang dipantau di laman resmi Kemenpora, Senny menyoroti dukungan penuh yang diberikan oleh kementerian, khususnya oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo. Dukungan ini telah memungkinkan para atlet untuk meraih prestasi yang membanggakan di berbagai ajang internasional. "Kami NPC Indonesia mengucapkan terima kasih yang luar biasa kepada Menpora Dito dan tim di Kemenpora atas dukungan terhadap seluruh kegiatan pelatnas atlet-atlet paralimpik Indonesia di Surakarta ini," ujar Senny saat pengukuhan 35 atlet yang akan berlaga di Paralimpiade Paris 2024, yang berlangsung di Karanganyar, Jawa Tengah. Menurut Senny, dukungan penuh terhadap NPC Indonesia sebagai wadah yang bertanggung jawab mengelola, membina, melatih, dan mengembangkan atlet olahraga disabilitas berkualitas dan berstandar internasional, telah menjadikan Indonesia lebih diperhitungkan di level global. "Dengan dukungan peralatan dan kesempatan bertanding yang luar biasa bagi semua atlet NPC, Indonesia kini diakui di pentas dunia," tambahnya. Lebih lanjut, Senny mengungkapkan pentingnya pembangunan Paralympic Training Center (PTC) di Karanganyar, yang telah memenuhi standar internasional. Ini semakin menegaskan komitmen pemerintah dalam memajukan prestasi atlet paralimpiade. Hadiah dari Presiden Joko Widodo juga menjadi sumber motivasi yang luar biasa bagi para atlet disabilitas untuk berjuang mengharumkan nama bangsa dan negara di mata dunia. Menjelang keikutsertaan dalam Paralimpiade Paris 2024, Senny berharap seluruh rakyat Indonesia memberikan doa dan dukungan terbaik. Dia menargetkan agar para atlet yang berjuang dalam perlombaan olahraga multi-event tersebut bisa membawa pulang medali, dengan target minimal satu emas, dua perak, dan tiga perunggu. ANTARA