BORNEONEWS, Palangka Raya - Anda yang mendapati sampah tidak terangkut, bisa menghubungi nomor 0812-566-8088 tersebut. Ya, memang dinas cipta karya tata ruang dan perumahan (Disciptarum) Kota Palangka Raya meluncurkan sistem deteksi dan edukasi tentang informasi (Si DETEKTIP) sampah.


Berbarengan dengan itu, dinas tersebut juga meluncurkan SMS Center bagi yang ingin melaporkan tumpukan sampah tidak terangkut di tempat pembuangan sementara (TPS).


Kepala Disciptarum Rojikinnor menerangkan, sistem deteksi sampah ini guna membantu tim reguler penanganan sampah maupun Tim Serbu Sampah. Dengan adanya partisipasi warga melalui pesan singkat ke SMS Center tersebut, membantu unit pelaksana teknis (UPT) yang ada di beberapa kecamatan untuk bergerak mengatasinya.


“SMS Center ini, untuk menerima aduan dari masyrakat terkait sampah dan aktivitas pengangkutan sampah. Program ini tak terpisahkan dengan Si DETEKTIP Sampah,” ungkapnya kepada Borneonews.


Mekanisme kerja yang dijelaskan Rojikinnor, setiap SMS yang dikirim oleh warga akan masuk ke SMS Center dan langsung dibalas oleh sistem. SMS aduan itu akan diteruskan ke Korlap dan Korlap akan mengidentifikasi lokasi. 


Kemudian sistem akan menerjemahkan kode dari Korlap untuk diteruskan ke UPT terkait. Kepala UPT menerima informasi dari sistem akan dicek dimana tim lapangan akan ke lokasi. “Penanganan sampah maksimal 12 jam setelah laporan masuk,” jelas dia.


Lanjut Rojikinnor, sistem juga akan merekap seluruh SMS yang masuk hari itu untuk dilaporkan ke kepala bidang dan kepala seksi maksimal 24 jam pada keesokan harinya. 


Lalu laporan apa saja yang akan ditindaklanjuti? Ia menuturkan antara lain tumpukan sampah yang tidak tertangani, sampah liar di pinggir jalan,penumpukan sampah di TPS, bahkan juga boleh pelaporan pelanggaran rute angkut truk sampah Pemkot.


“Keuntungan dari SMS Center ini adalah mempercepat masuknya informasi tumpukan sampah. Di lokasi. Selama ini informasi sampah sering langsung masuk ke Kepala daerah dan atau kepala SKPD. Adanya sistem iniakan bisa langsung masuk ke tim kebersihan. Kedua, meningkatkan peran atau partisipasi warga dalam pengawasan sampah di wilayah masing-masing,” katanya. (ROZIKIN/m)