BANDA ACEH –
**Borneonews**, Meulaboh - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Meulaboh, yang terletak di Kabupaten Aceh Barat, masih terus bekerja keras dalam upaya pencarian terhadap Fendi Marzukiandi, seorang tahanan titipan yang terlibat dalam kasus tindak pidana pencurian. Fendi melarikan diri dari lapas pada Kamis, 8 Agustus 2024, dan petugas keamanan lapas langsung merespons situasi ini. Kepala Seksi Pembinaan dan Pendidikan Lapas Kelas II B Meulaboh, Diasta Krismayadi, menyampaikan bahwa pencarian terhadap Fendi tetap menjadi prioritas utama. “Masih terus dilakukan pencarian (terhadap tahanan),” ujarnya saat memberikan keterangan di Meulaboh. Menurut Diasta, kaburnya Fendi Marzukiandi dari lembaga pemasyarakatan tersebut menimbulkan perhatian serius dari pihak lapas. Pihaknya tertuju pada upaya menemukan kembali pelaku yang melarikan diri ini. Sebelum kaburnya Fendi, petugas melakukan pengecekan jumlah tahanan dan warga binaan, yang tercatat sebanyak 605 orang. Setelah pengecekan selesai, jumlah tersebut berkurang menjadi 604 orang, yang menandai hilangnya satu tahanan. Fendi melarikan diri pada malam tanggal 8 Agustus 2024, sekitar pukul 19.27 WIB. Kejadian ini terungkap setelah petugas melakukan pengecekan melalui kamera pengawas (CCTV) di lokasi. Dalam rekaman tersebut, terlihat Fendi memanjat dinding di bagian belakang dan menjebol kawat berduri yang mengamankan area lapas. Hingga saat ini, Diasta menyatakan bahwa keberadaan Fendi masih belum terdeteksi, dan berbagai upaya pencarian terus dilakukan. Ia menegaskan bahwa tahanan tersebut melarikan diri sendirian, tanpa ada keterlibatan tahanan lain. “Sejauh ini murni tunggal, tidak ada keterlibatan tahanan lain,” ungkapnya. Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, saat ini terdapat lima petugas yang bertanggung jawab atas pengawasan tahanan dan narapidana di Lapas Kelas II B Meulaboh. Sementara itu, jumlah total tahanan dan warga binaan yang ada di lapas tersebut kini mencapai 608 orang. Beragam langkah strategis diharapkan dapat mempercepat penangkapan Fendi Marzukiandi dan memastikan bahwa keamanan di lembaga pemasyarakatan dapat terjaga dengan baik. ANTARA