BANTEN –
**Borneonews**, Tangerang - Penjabat Wali Kota Tangerang Nurdin mengungkapkan harapannya agar 50 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dapat menjadi pelopor dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pada acara pengukuhan yang berlangsung di Gedung Al-Amanah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Nurdin menekankan bahwa menjadi anggota Paskibraka adalah sebuah kehormatan dan tanggung jawab besar yang tidak semua orang mampu memikulnya. Nurdin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah terpilih. Mereka telah melalui proses seleksi yang ketat, dan berhasil menjadikan diri mereka sebagai sosok yang diharapkan dapat memotivasi generasi muda lainnya. Dalam situasi zaman yang semakin kompleks, Nurdin menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat persatuan. Dengan dikukuhkannya para anggota Paskibraka, ia berharap kelompok ini akan menjadi inspirasi bagi orang lain untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara. “Teruslah menjadi inspirasi bagi banyak orang, terus berkarya dan berprestasi untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat, Kota Tangerang, dan Indonesia. Dan insya Allah, Tim Paskibraka ini dapat menjalankan tugas dengan sukses pada peringatan HUT Kemerdekaan ke-79 RI nanti,” ungkapnya. Kepala Kesbangpol Kota Tangerang, Teguh Supriyanto, menambahkan bahwa 50 anggota Paskibraka 2024 yang telah dikukuhkan terdiri dari 26 putra dan 24 putri. Proses pemilihan anggota Paskibraka sangat kompetitif, di mana dari 1.141 pendaftar, hanya 455 yang berhasil lolos seleksi administrasi. Dari jumlah tersebut, 50 anggota resmi dikukuhkan untuk tingkat Kota Tangerang, ditambah 4 anggota di tingkat Provinsi Banten. Teguh juga menjelaskan bahwa Paskibraka yang telah dikukuhkan akan bertugas mengibarkan bendera pusaka di Alun-Alun Kota Tangerang pada Sabtu, 17 Agustus. Di sisi lain, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengingatkan seluruh anggota Paskibraka untuk menjaga kesehatan menjelang tugas mereka dalam pengibaran dan penurunan bendera pusaka. Ia menegaskan bahwa tanpa keberadaan Paskibraka, prosesi pengibaran bendera pada peringatan detik-detik proklamasi tidak akan berlangsung dengan baik. “Saya pastikan, anak-anak, jaga kesehatan, jangan tidur terlalu malam, makanannya dijaga, dan tidak lupa untuk salat,” ujar Benyamin. Pemkot Tangerang Selatan juga akan memberikan berbagai bentuk apresiasi kepada anggota Paskibraka, yang meliputi sertifikat dan kegiatan bermanfaat lainnya. “Yang pasti mereka mendapatkan sertifikat sebagai anggota Paskibraka, dan itu bermanfaat untuk keperluan di sekolah dan lain-lain,” jelasnya. ANTARA