DENPASAR –
**Borneonews**, Tabanan - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Bambang Trisnohadi telah menutup Pendidikan Pertama Tamtama TNI Angkatan Darat Tahun Ajaran 2024 bagi 176 prajurit. Acara tersebut berlangsung di Lapangan Wira Yudha Bhakti Rindam IX/Udayana, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, pada hari Kamis. Dalam kesempatan tersebut, Trisnohadi mengungkapkan bahwa selain sikap, pengetahuan, keterampilan, dan kondisi jasmani yang prima, seorang prajurit juga harus senantiasa mengasah kemampuan berpikir seiring dengan perkembangan zaman. Dia menegaskan pentingnya tidak terbatasi oleh lembaga pendidikan saja. “Upaya untuk membekali diri tidak terpaku di lembaga pendidikan saja. Para prajurit harus terus menggali ilmu pengetahuan yang berkembang,” ujarnya. Pangdam menjelaskan bahwa prosesi pelantikan dan pengucapan ikrar sumpah prajurit merupakan momen bersejarah bagi para peserta didik sebagai titik awal pengabdian kepada negara. Oleh karena itu, dalam kapasitasnya sebagai Pangdam IX/Udayana sekaligus secara pribadi, dia mengucapkan selamat kepada semua siswa. Berkat kesungguhan dan tekad mereka, akhirnya dapat menyelesaikan pendidikan pertama dan resmi menyandang status sebagai Prajurit TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua. Dengan dilantiknya para siswa menjadi Prajurit TNI AD, status mereka berubah dari warga masyarakat sipil menjadi seorang Prajurit TNI. Proses transisi ini bukan hanya melibatkan pembekalan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pelatihan fisik semata. Menurut Trisnohadi, lebih penting lagi adalah perubahan sikap mental serta identitas dalam melaksanakan tugas dan kehidupan sehari-hari. Berkenaan dengan Santiaji, Mayjen TNI Bambang Trisnohadi menekankan perlunya semua prajurit untuk selalu mengaktualisasikan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan delapan wajib TNI secara baik dan benar. “Masih banyak hal-hal yang perlu dipelajari, terutama mengenai ilmu keprajuritan. Manfaatkan waktu yang ada dengan kegiatan positif, sebelum memasuki pendidikan lanjutan sesuai kecabangan masing-masing,” kata Pangdam. Jenderal yang meraih penghargaan Adhi Makayasa dan Tri Sakti Wiratama Akmil 1993 ini juga mengucapkan terima kasih kepada Danrindam IX/Udayana, para pelatih, dan pengajar yang telah bekerja keras, sehingga proses pendidikan dapat berlangsung dengan lancar sesuai dengan kurikulum pendidikan yang telah ditetapkan. Di penghujung upacara, Pangdam menyerahkan Piagam Penghargaan Tri Pola Dasar Pendidikan di Bidang Akademik, Sikap Perilaku, dan Jasmani. Penerima penghargaan tersebut jatuh kepada Prada Habib Apriadi yang berhasil meraih nilai IPK 3,33. Sebagai penutup, para prajurit yang baru lulus melakukan demonstrasi bongkar pasang senjata, kolone senapan, serta bela diri militer dan sparko. Kegiatan ini menunjukkan keterampilan dan kemampuan yang telah mereka pelajari selama pendidikan. ANTARA