PALANGKARAYA –
**Borneonews**, Palangka Raya - Polresta Palangka Raya, Kalimantan Tengah, telah melaksanakan simulasi realistis yang bertujuan untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan dan skenario yang mungkin terjadi selama pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Simulasi ini dilakukan sebagai upaya untuk menguji kesiapan serta koordinasi antarunit dalam menghadapi situasi yang mungkin timbul selama proses pilkada. Wakil Kepala Polresta Palangka Raya, AKBP Moch Isharyadi SIK Fitriawan, menjelaskan bahwa kegiatan simulasi ini merupakan langkah penting agar seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawab mereka. Dengan demikian, jika terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), para personel sudah mengetahui langkah-langkah yang harus diambil. “Melalui simulasi ini, kami dapat mengidentifikasi potensi masalah dan mengevaluasi efektivitas rencana pengamanan yang telah disusun,” ungkap Moch Isharyadi. Dia menambahkan bahwa selama kegiatan, berbagai skenario dikembangkan untuk menguji kesiapan tim dalam menangani situasi darurat yang mungkin saja terjadi. Dalam pelaksanaan simulasi tersebut, seluruh jajaran Polresta Palangka Raya dan pihak terkait lainnya dilibatkan untuk memastikan adanya sinergi dan koordinasi yang optimal. Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan kesiapsiagaan personel serta memperkuat strategi pengamanan guna menjamin kelancaran dan keamanan pelaksanaan pilkada di wilayah hukum Polresta Palangka Raya. Moch Isharyadi juga menyampaikan harapannya agar seluruh proses pilkada, mulai dari pendaftaran, pelaksanaan kampanye, pencoblosan, hingga pelantikan, dapat berjalan dengan lancar dan tanpa gangguan. "Semoga tidak ada gangguan apapun yang terjadi di daerah kita,” tuturnya. ANTARA